Headline

Pelaksana WSBK Klaim Penjualan Tiket Capai 15.000 Lembar

Ida, seseorang penonton asal Jakarta, mengaku suka bisa hadir di Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan balap WSBK. Dirinya mengaku datang tidak seorang diri, namun bersama rombongan 10 orang dari Jakarta. “Ini baru pertama kali nonton WSBK bersama keluarga dan rombongan,” ujarnya.

Selain itu, Ibu Ida mengaku puas dengan pelayanan petugas sejak melakukan tes rapid antigen hingga pengambilan tiket menonton WSBK. “Kalau dari sisi pelayanan puaslah ya. Meskipun ada kekurangan. Mungkin karena ini juga masih baru, masih bisa kita pahamilah,” terangnya.

Disinggung kesannya dengan keberadaan Sirkuit Mandalika, Ida mengaku bangga karena Indonesia memiliki sirkuit bertaraf internasional. “Sebagai orang Indonesia, kita bangga sekali Indonesia punya Sirkuit Mandalika. Ini baru WSBK, belum MotoGP kita enggak tahu seperti apa nanti karena ini aja sudah ramai,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ferry Fajar yang juga warga Jakarta mengaku senang bisa berada di tengah-tengah penonton lainnya yang melihat balap WSBK di Sirkuit Mandalika. “Bangga sebagai warga Indonesia sampai punyak event sekelas WSBK dan nanti MotoGP. Ini pastinya akan menjadi ikon buat Indonesia,” katanya.

Dirinya mengaku, sudah datang ke Lombok sejak Senin (15/11/2021). Ferry mengaku datang bersama dua orang kawan dari Jakarta untuk tujuan menonton WSBK. “Kita beli tiketnya di Dyandra satu bulan lalu. Kita belinya paket yang harga Rp2,4 juta,” terangnya.

Disinggung apakah tidak ada kendala selama pelayanan pengambilan tiket dan rapid antigen hingga di tribun penonton. Dirinya mengaku tidak ada kendala dan puas dengan pelayanan yang diberikan sejak kedatangan di Mandalika. “Alhamdulillah tidak ada kendala, petugas mengarahkan cukup jelas,” katanya. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button