Headline

Ini Masalah yang Terjadi jika RI Terapkan Kewarganegaraan Ganda

Tidak hanya itu, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani itu juga mencontohkan ketika China menerapkan kewarganegaraan ganda. Pada saat itu, setiap orang keturunan Tionghoa dianggap sebagai warga negara China meskipun mereka telah berkembang biak di banyak negara lain.

Pada 1950-an, pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan melalui Surat Keterangan Berkewarganegaraan Indonesia yang pada intinya harus memilih warga negara Indonesia atau China.

“Akhirnya banyak mereka- mereka yang keturunan China didiskriminasi karena adanya SKB RI,” ujarnya seperti diikutip Antara, Rabu (10/11/2021).

Pada kesempatan itu, Hikmahanto juga menerangkan bahwa kewarganegaraan dan keturunan harus bisa dibedakan. Sebagai contoh pemain sepak bola Belgia, Radja Nainggolan yang memiliki darah atau keturunan Indonesia.

Di satu sisi, ia memang merupakan keturunan Indonesia namun bukan warga negara Indonesia. Contoh lain penyanyi Anggun Cipta Sasmi yang saat ini telah menjadi warga negara Perancis namun ia tetap boleh menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Jadi yang namanya keturunan sampai kapan pun jika ada warna Indonesia-nya, maka tetap Indonesia,” kata dia.

Akan tetapi, perlu diingat sambung dia, orang yang memiliki keturunan Indonesia tidak juga harus atau mesti menjadi warga negara Indonesia. (mg1)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button