Headline

ASAP Polri Tampil di Konferensi Iklim COP 26 Glasgow

Menurut Rusdy, hadirnya ASAP Digital Nasional Polri dalam Konferensi Perubahan Iklim (COP 26) Perserikatan Bangsa-Bangsa di Glasgow diharapkan dapat menangani pencegahan karhutla lebih baik lagi.

“Dengan aplikasi ASAP Digital Nasional, maka diharapkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan dapat dilakukan secara cepat. Selain itu dapat membantu penegakan hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan,” ujar Rusdy.

Peluncuran ASAP Digital Nasional dilaksanakan di Mabes Polri, Rabu (15/9), dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta dihadiri secara daring oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan seluruh Polda di Indonesia.

Pada peluncuran tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengusulkan agar ASAP Digital Nasional ditampilkan di Konferensi Iklim COP Ke-26 di Glasgow Oktober-November 2021.

“Kalau dilihat, sistem ini baik dan nyata di lapangan, dilihat dari simulasinya di Jambi, maka tadi saya usulkan ke Kapolri agar menjadi “showcase” di agenda perubahan iklim COP 26 di Glasgow, yang dilaksanakan 30 Oktober hingga 12 November 2021, ini sudah jadi contoh,” kata Siti usai menghadiri peluncuran ASAP Digital Nasional.

Siti mengapresiasi peluncuran ASAP Digital Nasional yang diinisiasi Kapolri dalam rangka mempercepat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ASAP Digital Nasional ini dinilai penting karena bersifat permanen untuk kelembagaan, mengintegrasikan, menyinkronkan aplikasi-aplikasi penanggulangan karhutla yang ada di beberapa daerah, dan kementerian/lembaga.

Menurut Siti, kehadiran ASAP Digital Nasional penting bagi Indonesia sebagai pembuktian bahwa persoalan karhutla di Tanah Air dapat ditangani dengan baik. (mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button