• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini Plus Minus Dampak La Nina Untuk Sektor Pertanian dan Perikanan

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 31 Oktober 2021 - 18:05
in Headline
La Nina

Ilustrasi. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan terkait adanya La Nina kepada masyarakat. Mengingat, fenomena alam ini akan berdampak pada sektor pertanian dan perikanan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, La Nina berdampak langsung pada sektor pertanian dan perikanan. Di sektor pertanian, La Nina menyebabkan kondisi yang kurang menguntungkan misalnya kerusakan tanaman dan lahan akibat banjir yang muncul dari curah hujan tinggi, meningkatnya kelembapan udara, dan munculnya organisme pengganggu tanaman (OPT).

BacaJuga:

Eid Homecoming Travel: Drowsiness Suspected as Two Killed in Batang–Semarang Toll Road Crash

Mudik Lebaran : Diduga Mengantuk, Dua Orang Tewas di Tol Batang–Semarang

Kementerian HAM Tegaskan Penanganan Kasus Andrie Yunus Transparan

“Pasca panen, curah hujan yang tinggi akan mengurangi kualitas hasil panen karena kadar air yang meningkat,” paparnya saat menjadi pembicara di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dikutip, Minggu (31/10/2021)

Sementara itu di sektor perikanan, La Nina menyebabkan para nelayan harus lebih waspada saat melaut. Kondisi ini mengakibatkan pasokan ikan dapat berkurang.

“Keselamatan nelayan menjadi prioritas utama melalui pemanfaatan informasi cuaca maritim yang terupdate,” tambahnya.

Sejauh ini, BMKG telah membuat Sekolah Lapang Iklim (SLI) dan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) untuk mengurangi risiko dampak La Nina. Terlebih, La Nina memiliki dampak positif bagi petani dan pekerja sektor kelautan.

“La Nina menyediakan pasokan air yang berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian,” ucapnya.

Sedangkan bagi pekerja di sektor kelautan, La Nina membuat perluasan area pasang surut wilayah pesisir yang dimanfaatkan oleh nelayan tambak budidaya.

“Saya menghimbau kepada seluruh UPT BMKG di daerah, lebih proaktif mengawal informasi cuaca dan iklim bersama dengan petani dan nelayan serta aktif menjalin hubungan dengan stakeholder terkait,” imbuhnya.

Atas kondisi itu, masyarakat diimbau agar selalu mengupdate informasi terkait cuaca secara berkala yang dikeluarkan oleh BMKG via media informasi yang telah disiapkan.

Masyarakat yang beraktivitas pad asektor pertanian diharapkan mencermati dan mengantisipasi potensi dampak curah hujan tinggi pada lahan pertanian, yang menyebabkan gagal panen akibat banjir dan peningkatan serangan organisme penganggu tanaman.

“Masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan laut, diharapkan mencermati dan mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrim , gelombang tinggi dan banjir pesisir yang mengancam keselamatan hasil tangkapan dan produktivitas budidaya pesisir,” pungkasnya. (son)

Tags: BMKGcuacahujan derasLa NinaperikananpertanianPrakiraanCuaca

Berita Terkait.

lakalaka
Headline

Eid Homecoming Travel: Drowsiness Suspected as Two Killed in Batang–Semarang Toll Road Crash

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:53
laka
Headline

Mudik Lebaran : Diduga Mengantuk, Dua Orang Tewas di Tol Batang–Semarang

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:43
Munafrizal-Manan
Headline

Kementerian HAM Tegaskan Penanganan Kasus Andrie Yunus Transparan

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:31
INDOPOSCO Tebar Kepedulian, Belasan Anak Yatim Terima Santunan
Headline

INDOPOSCO Tebar Kepedulian, Belasan Anak Yatim Terima Santunan

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:16
Dudy
Headline

Volume Kendaraan Tembus 8.000, “One Way” Diberlakukan di Tol Trans Jawa

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08
Kakorlantas: Kepadatan di Tol MBZ Hanya Sementara, Ini Penyebabnya
Headline

Kakorlantas: Kepadatan di Tol MBZ Hanya Sementara, Ini Penyebabnya

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:07

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2467 shares
    Share 987 Tweet 617
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.