Headline

Wacana Jaksa Agung Hukuman Mati Koruptor Jiwasraya dan Asabri, Pengamat: Berani Gak Jatuhkan ke Jaksa Pinangki

Baca Juga : Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus Dugaan Korupsi Asabri

“Jangan sampai presiden kita mengangkat seorang Jaksa Agung yang identitas dan gelar akademik yang diduga palsu,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengamat Kejaksaan Fajar Trio mengaku setuju dengan wacana hukuman mati bagi koruptor Jiwasraya dan Asabri. Namun, harus diimbangi dengan kualitas dan profesionalitas penegakan hukum pihak kejaksaan.

“Jika kondisi penegakan hukum masih banyak transaksional, ya gak adil rasanya ada hukuman mati. Cina saja yang sudah menerapkan hukuman mati, koruptornya masih banyak berkeliaran. Artinya hukuman mati untuk koruptor belum efektif,” ungkapnya.

Ia juga menantang Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menerapkan hukuman mati kepada anak buahnya yang terlibat kasus korupsi. Salah satunya jaksa Pinangki yang terbukti merusak marwah kejaksaan.

“Berani gak dia? Wacana hukuman mati itu dijatuhkan kepada jaksa Pinangki yang jelas terbukti merusak marwah kejaksaan,” tegasnya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button