Headline

Kenapa Turki Usulkan Ataturk Jadi Nama Jalan Jakarta, Ini Kata Pengamat

“Bahkan selalu di semua ruang utama gedung pemerintahan, aksi massa kampanye Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), RTE pasti meletakkan foto Mustafa Kemal Atatürk minimal sebesar foto dirinya,” ungkapnya.

“Secara sistem politik negara Turki, sepertinya AKP dan Erdoğan sebagai negarawan otomatis akan bersikap seperti itu terhadap Atatürk. Tidak bisa dipungkiri Ataturkist itu jadi salah satu pilar kebangsaan Turki, selain Secularism- Sunnist- Turk. Bahkan tiap tanggal lahir dan wafat, RTE selalu ziarah ke makam MKA meletakkan bunga dan pidato mengenang sosok MKA,” imbuhnya.

Arya menyebut, meski dalam politik dan masyarakat Turki terdapat keragaman aliran politik, semuanya satu persepsi konsepsi bahwa Mustafa Kemal sebagai Ataturk alias Bapak Turki.

“Adanya usulan nama MKA pasti karena konsensus Turki bahwa sosok ini dilihat sebagai founding fathers Turki. Siapa pun tokoh yang dipilih Pemerintah Turki secara etika pastilah Indonesia akan cenderung menerimanya, begitu pula sebaliknya,” katanya.

Dia menuturkan, MKA dipandang sebagai tokoh yang identik mewariskan pendekatan sekulerisme asertif. Oleh karena itu, wajar kalau terdapat kontroversi. Namun, tidak dapat dihilangkan fakta bahwa bagi Turki sosok MKA juga aksiomatik sebagai Bapak Turki yang sebagian pandangan dan kebijakannya menjadi prinsip yang terwariskan, dihormati, dan dijaga.

Ini diwujudkan melalu peringatan terkait MKA dan kutipan MKA yang menginspirasi setiap kebijakan. “Bahkan di kantor kepresidenan tetap ada simbol MKA. Jadi, melihat MKA dari sisi Indonesia tidak akan mudah dipahami kalau tidak dipahami juga dari sisi Turki melihat MKA sebagai Bapak Turki,” ujarnya.

“Perspektif Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdoğan terhadap sosok Mustafa Kemal Atatürk masih mempunyai nilai sakral bagi masyarakat Turki. Sehingga, apabila ada bilateral tentang penamaan jalan di masing-masing negara, usulan nama MKA sangat logis.” tambahnya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button