Headline

Anggota Smackdown Mahasiswa, Kapolda Banten Minta Maaf

“Benar, aksi tersebut tidak memiliki STP karena masih dalam status PPKM level 3,” kata Wahyu.

Setibanya di Polresta Tangerang, ke-19 peserta aksi langsung dilakukan pemeriksaan swab test rapid antigen oleh tim dokter Polresta Tangerang, dan hasilnya menyatakan tidak ada peserta aksi yang reaktif Covid-19.

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan urine dengan hasil 3 di antaranya false positif dan akan didalami lebih lanjut dengan tes konfirmasi di Pusdokkes Polri untuk memastikan ada tidaknya unsur narkoba.

“Pelayanan kesehatan terhadap peserta aksi lainnya akan diberikan oleh tim dokter Polresta Tangerang,” kata Wahyu.

Sementara oknum Brigadir NP, saat ini tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh Divisi Propam Polri dan Bidang Propam Polda Banten.

“Kapolda Banten telah secara tegas menyatakan akan menindak dan memberi sanksi yang berat terhadap personel yang melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di luar prosedur pengamanan,” pungkas Wahyu.

Pada saat konferensi pers berlangsung di lobi Polresta Tangerang, Brigadir NP secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada Faris dan orang tuanya dan berterima kasih atas kebesaran hati Faris dan orang tuanya yang menerima permohonan maaf darinya.

“Saya meminta maaf kepada Faris dan orang tua atas perbuatan saya,” kata Brigadir NP sambil berjabat tangan dan memeluk Faris dan orang tuanya. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button