Headline

Polri Harus Usut Tuntas Teror LBH Yogyakarta

Ia menyebut, di sepanjang tahun 2021 terdapat tujuh teror maupun ancaman yang dihadapi oleh LBH di berbagai kantor LBH. Di antaranya, 19 Oktober 2019 Kantor LBH Medan dilempar Bom Molotov, 24 Maret 2021 dua pendamping hukum warga Pancoran dari LBH Jakarta ditangkap Kepolisian.

Lalu, 23 April 2021 Pengacara LBH Yogyakarta ditangkap saat mendampingi warga Wadas Purworejo Jawa Tengah, 24 April 2021 dua Asisten Bantuan Hukum LBH Jakarta ditangkap saat mendampingi aksi solidaritas untuk Myanmar

Dan, 2 Agustus 2021, Direktur LBH Bali dilaporkan atas tuduhan Makar karena memberikan bantuan hukum kepada mahasiswa Papua di Bali, 12 Agustus 2021, Direktur LBH Padang mendapatkan panggilan kepolisian karena mengkritik tindakan Kepolisian Daerah Sumbar yang menghentikan penyelidikan dugaan korupsi penanganan Dana Covid-19 dengan alasan kerugian negara sudah dikembalikan. Sementara itu, Direktur LBH Papua mengalami serangan digital.

“Sepanjang tahun 2015-2021, 20 orang Pengabdi Bantuan Hukum YLBHI di berbagai daerah mengalami penangkapan, 2 orang diantaranya mengalami kriminalisasi dan 5 orang lainnya diancam kriminalisasi,” bebernya.

“YLBHI dan 16 Kantor LBH Se Indonesia mendesak aparat penegak hukum khususnya Kepolisian Republik Indonesia untuk segera menangkap para pelaku dan mengusut tuntas kasus teror pelemparan bom Molotov di kantor LBH Yogyakarta,” imbuhnya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button