Headline

Menparekraf: Inovasi, Adaptasi, Kolaborasi Kunci Atasi Perubahan Besar

Selain itu, amenity berdasarkan aspek keramahtamahan menjadi hal penting yang harus dilakukan para pelaku usaha kepada konsumen. Pelayanan ini tentunya disempurnakan dengan karakteristik dari ekonomi pariwisata baru yang mengedepankan kebersihan, kontak yang diminimalkan dan tidak terlalu ramai orang.

“Karena, di era pandemi, wisatawan semakin peduli terhadap cleanliness, health, safety, and environmental sustainability,” ujarnya.

Kemudian, akses yang meliputi pariwisata mikro domestik karena di tengah pandemi pergerakan wisatawan antarnegara kian dibatasi. “Sehingga domestic micro tourism akan menjadi pilar terpenting dari megashift yang terjadi di sektor pariwisata,” kata Sandiaga.

Dalam menghadapi perubahan yang terjadi, Menparekraf pula mendorong agar para pelaku usaha di sektor parekraf menyiapkan secara 360 derajat the side, the sound, the feel, the taste, the vibration, the resonance.

Sebab, begitu wisatawan menginjakkan kaki di suatu destinasi wisata, mulai dari musik, aroma, hingga kuliner khas harus dimunculkan. “Ini yang harus kita hadirkan dengan baik dan semenarik mungkin sebagai produk unggulan di tiap destinasi,” ujarnya. (mg3/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button