Headline

Bengkulu Jadi Provinsi Termiskin Kedua di Pulau Sumatera

Menurut Win, komoditi makanan memiliki peran dominan terhadap garis kemiskinan di Bengkulu yaitu sebesar 74,33 persen bila dibandingkan komoditi bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

Komoditi beras memberi sumbangan terbesar terhadap garis kemiskinan yaitu sebesar 21,10 persen di perkotaan dan 24,85 persen di pedesaan. Kemudian rokok kretek filter menyumbang 14,83 persen di perkotaan dan 11,42 persen di pedesaan.

“Sedangkan komoditi bukan makanan yang memberikan sumbangan terbesar baik pada garis kemiskinan di perkotaan dan pedesaan adalah perumahan, bensin, listrik dan pendidikan,” tambah Win.

BPS Provinsi Bengkulu juga mencatat terjadinya peningkatan indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan selama Maret 2020 hingga Maret 2021. Indeks kedalaman kemiskinan pada Maret 2020 sebesar 2,40 persen dan pada Maret 2021 sebesar 2,57 persen. Demikian juga dengan indeks keparahan kemiskinan mengalami peningkatan dari 0,56 persen menjadi 0,62 persen dalam periode yang sama.

Selain itu, garis kemiskinan di Bengkulu periode Maret 2020 hingga Maret 2021 juga mengalami kenaikan signifikan menjadi 3,5 persen atau Rp 527.031 per kapita per bulan pada Maret 2020 menjadi Rp 548.934 per kapita per bulan pada Maret 2021. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button