Sandi Blokir Game Fortnite Karena Bertentangan Nilai-nilai Luhur Agama

INDOPOSCO.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti polemik game Fortnite yang mewajibkan pemainnya menghancurkan bangunan mirip Ka’bah.
Maka itu, Sandiaga menginstruksikan jajarannya di Kemenparekraf mengkaji sekaligus memblokir game aksi tersebut karena bertentangan dengan nilai-nilai luhur, khususnya keagamaan.
Permainan itu dinilainya dapat memicu perilaku tidak menghormati antar umat beragama, mendorong aksi kekerasan dan berpotensi penistaan agama.
“Game Fortnite secara langsung bertentangan dengan nilai-nilai luhur, khususnya keagamaan. Hal ini dapat memicu perilaku tidak menghormati antarumat beragama dan mendorong aksi kekerasan,” katanya melalui akun Instagram miliknya @sandiuno, Senin (5/7/20201).
Sandi sapaan karibnya mengingatkan kepada pengembang aplikasi video game tidak ceroboh dan pentingnya memperhatikan nilai-nilai luhur di Tanah Air.
“Saya menginstruksikan kepada tim mengkaji dan segera mengeluarkan larangan. Kami juga ingin memberikan peringatan kepada beberapa pengembang permainan berhati-hati,” ujar Sandi.
Ia menegaskan, kehadiran aplikasi game seharusnya memberikan manfaat bukan sebaliknya. Digitalisasi, termasuk media sosial dan permainan digital dapat dianalogikan seperti dua mata pisau.
Pada satu sisi, digitalisasi membuka peluang usaha serta lapangan kerja, tetapi di sisi lain digitalisasi juga dapat menjadi ancaman yang merugikan.
“Kami ingin pastikan agar aplikasi dan pengembangan game ini justru menjadi peluang kita membuka lapangan kerja, menjadi lahan usaha, tanpa menciderai nilai-nilai luhur bangsa kita,” cetus Sandi.
Game Fortnite mendapat sorotan berbagai pihak di media sosial, karena ada bangunan menyerupai Ka’bah yang harus dihancurkan pemain. Game itu juga mendapat kecaman cendekiawan Muslim di Universitas Al-Azhar, Mesir. (dan)