Headline

Kendari Tetap Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka

Syarat lainnya yang wajib dilakukan pihak sekolah adalah memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19 guna melindungi para siswa dari penularan virus corona.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa nantinya pembelajaran tatap muka juga akan diberlakukan tiga kali pertemuan dalam seminggu dengan dihadiri 1/3 dari jumlah siswa dalam satu kelas.

“Jadi jumlah peserta didiknya tidak seperti dulu sebelum ada COVID-19. Bukan setengah lagi tetapi sepertiganya, sepertiga dari jumlah siswanya yang boleh ikut dan di sif,” ujar dia.

Meski demikian, ia menegaskan jika nantinya saat PTM ditemukan ada siswa terinfeksi COVID-19, maka pemerintah setempat menghentikan pembelajaran tatap muka di sekolah itu.

“Dan kita juga memilih sekolah yang jumlah siswanya masih bisa kita kendalikan ini jumlah siswa di bawah 500 orang itu yang kemudian kita inginkan untuk memulai nanti sambil kita lihat perkembangannya,” katanya.

Data Satgas COVID-19 Kota Kendari mencatat, jumlah kasus positif COVID-19 per 19 Juni 2021 sebanyak 4.784 orang, kasus sembuh sebanyak 4.625 orang, menjalani perawatan atau isolasi mandiri sebanyak 100 orang dan pasien meninggal sebanyak 59 orang.

Sebelumnya, perkembangan kasus penyebaran virus corona pada awal Juni 2021 menunjukkan angka penurunan yang drastis hingga tercatat empat orang menjalani isolasi dari 4.678 kasus, 4.616 lainnya dinyatakan sembuh dan 58 meninggal per 3 Juni 2021. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button