Headline

Epidemolog: Risiko Covid-19 pada Anak-anak Terabaikan

“Kita harus melindungi anak-anak dari morbiditas dan mortalitas atau kesakitan dan kematian,” imbuh Tifauzia.

“Kalau perlu ada satgas anak-anak. Karena mereka harus diselamatkan, jangan risiko pada dewasa kemudian mengabaikan kasus pada anak-anak,” tambahnya.

Lebih jauh Tifauzia menerangkan, pada setiap kasus banyak anak-anak yang terabaikan. Selain itu, anak-anak sulit ditanya ketika sakit. Sehingga, menurutnya, hanya mendapatkan data sekunder.

“Pola persebaran virus Covid-19 secara patogennesis berbeda dengan 2020 lalu. Gejalanya yang dirasakan saat ini lebih spesifik,” katanya.

“Kalau pada awal pandemi gejala yang muncul gangguan pernapasan, tapi saat ini lebih banyak pada gangguan pencernaan,” sambungnya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button