Headline

Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan ke Israel

Virgin Atlantic yang berbasis di Inggris membatalkan penerbangannya ke Tel Aviv untuk Rabu (12/5) dan Kamis (13/5). Maskapai penerbangan Spanyol Iberia juga membatalkan penerbangannya ke Tel Aviv dari Madrid pada Kamis dan kembali pada Jumat (14/5), sementara Lufthansa Jerman juga membatalkan penerbangannya.

“Karena situasi saat ini di Israel, Lufthansa menangguhkan penerbangannya ke Tel Aviv hingga Jumat, 14 Mei,” kata maskapai itu.

Wizz Air mengatakan telah menunda penerbangan Kamis dari Abu Dhabi ke Tel Aviv hingga Jumat.
Maskapai Emirat Flydubai mengatakan pihaknya terus mengoperasikan penerbangan harian dari Dubai ke Tel Aviv. Maskapai ini dijadwalkan untuk mengoperasikan tiga penerbangan pada Kamis, sementara penerbangan keempat pada malam hari dibatalkan.

Berita Terkait

United Airlines, Delta Air Lines, dan American Airlines pada Rabu semua membatalkan penerbangan antara Amerika Serikat dan Tel Aviv.

Virgin Atlantic mengatakan awal pekan ini bahwa pemesanan tiket ke Israel telah melonjak 250 persen dibandingkan minggu sebelumnya, setelah pengumuman oleh Inggris bahwa Israel berada dalam “daftar hijau” untuk pembukaan kembali perjalanan liburan ke luar negeri selama pandemi Covid-19.

Namun ledakan kekerasan, dengan pertempuran di Yerusalem dan Jalur Gaza yang menyebabkan meningkatnya kematian warga sipil, telah membuat maskapai penerbangan internasional mewaspadai wilayah tersebut. Maskapai nasional Israel El Al mengatakan siap mengoperasikan pesawat tambahan untuk menutupi kekurangan maskapai asing.

Maskapai penerbangan Inggris easyJet mengatakan belum membatalkan penerbangannya ke Tel Aviv. Penerbangan berikutnya ke sana adalah dari Berlin dan tidak dijadwalkan hingga 16 Mei, dengan layanan dari London Luton ke Tel Aviv dijadwalkan pada 18 Mei. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button