Headline

Mirip 1998 di Indonesia, Myanmar Terus Memanas

“Mereka membunuh orang seperti membunuh burung dan ayam,” kata seorang pemimpin protes kepada kerumunan di Dawei, di selatan negara itu. “Apa yang akan kita lakukan jika kita tidak memberontak melawan mereka? Kita harus memberontak,” ujarnya dilansir Reuters melalui Antara.

Protes juga diadakan setidaknya tiga tempat di Yangon, di mana penduduk mengatakan, tentara dan polisi pindah ke beberapa distrik dalam semalam, melepaskan tembakan. Mereka menangkap setidaknya tiga orang di Kotapraja Kyauktada, kata penduduk di sana. Mereka tidak tahu alasan penangkapan itu.

Tentara juga datang mencari pengacara yang bekerja untuk Liga Nasional Suu Kyi untuk Demokrasi tetapi tidak dapat menemukannya, kata seorang anggota parlemen yang sekarang dibubarkan, Sithu Maung, dalam sebuah unggahan Facebook.

Reuters tidak dapat menghubungi polisi untuk dimintai komentar. Seorang juru bicara junta tidak menjawab panggilan untuk meminta komentar. Lebih dari 1.700 orang telah ditahan di bawah junta pada Sabtu (6/3/2021), menurut angka dari kelompok advokasi Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik. Itu tidak memberikan angka untuk penahanan semalam. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button