Headline

Ini Penjelasan Mengapa Istana Dituduh Dalam Pusaran Kudeta Demokrat

“Teguran hanya secara lisan dan itu menurut saya normatif,” katanya.

Lalu, lanjut Dedi, dengan sampai saat ini pemerintah belum ada tindakan atas terpilihnya Moeldoko sebagai Ketum Demokrat versi KLB Sumut jelas menunjukkan pemerintah menjadi bagian inisiator kudeta di Partai Demokrat. “Publik pasti melihat itu,” ucapnya.

“Presiden Jokowi harusnya merasa perlu memberhentikan Moeldoko dari KSP, untuk membersihkan nama baik Presiden dan istana, karena ada anggapan Istana dan Presiden telah merebut partai Demokrat. Dan ini pencideraan yang sangat luar biasa,” imbuhnya.

Berkaca dari kasus dualisme kepemimpinan parpol sebelumnya, masih ujar Dedi, Moledoko sangat mungkin mendapatkan restu dari negara melalui Kementerian Hukum dan HAM. Hal ini disebabkan, SBY ataupun AHY paling konsisten berada di luar (oposisi), meskipun Demokrat lebih aman dari pada PKS dan PAN.

“Moeldoko juga kan bagian adari pemerintah. Tentu dia punya akses lebih ke pemerintah atau Kemkumham dibandingkan AHY atau SBY,” katanya. (nas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button