Headline

Tiongkok Tolak Setor Data Kasus Awal Covid-19 ke WHO

Sementara Otoritas RRT menyebutkan telah menyediakan banyak bahan. Mereka mengatakan, masalah akses ke data mentah pasien akan disebutkan dalam laporan akhir tim.

‘”Orang-orang WHO pasti merasa bahwa mereka telah menerima lebih banyak data daripada yang pernah mereka terima pada tahun sebelumnya. Jadi itu sendiri sudah merupakan kemajuan,” katanya

Penyelidikan yang dipimpin WHO mengalami hambatan karena adanya polemik antara Beijing dan Washington, di mana China dituduh menyembunyikan wabah awal dan mengkritik ketentuan kunjungan, di mana para ahli China melakukan penelitian tahap pertama.

Tim yang tiba di China pada Januari dan menghabiskan empat minggu untuk menyelidiki asal-usul wabah Covid-19, dibatasi oleh tuan rumah China. Tim dicegah dari kontak dengan anggota komunitas, karena pembatasan kesehatan. Dua minggu pertama tim dari WHO dihabiskan di hotel karantina.

Dwyer mengatakan, pekerjaan dalam tim WHO harmonis tetapi kadang-kadang ada argumen dengan rekan-rekan China, mengenai interpretasi dan signifikansi data. Itu merupakan hal yang biasa dan alami dalam penyelidikan semacam itu.

Beijing berusaha meragukan anggapan bahwa virus corona berasal dari China, merujuk pada makanan beku impor sebagai mediator penularan.

Pada Selasa, Peter Ben Embarek, yang memimpin delegasi WHO, mengatakan pada konferensi pers bahwa penularan virus melalui makanan beku adalah suatu kemungkinan, tetapi menunjuk ke pedagang pasar yang menjual produk hewan beku termasuk hewan liar yang dibudidayakan sebagai jalur potensial yang memerlukan studi lebih lanjut. .

Embarek juga mengatakan bahwa tim tersebut tidak menyelidiki lebih jauh teori bahwa virus tersebut lolos dari laboratorium, yang dianggap sangat tidak mungkin.

Presiden AS sebelumnya Donald Trump mengatakan, pihaknya mencurigai virus itu mungkin telah melarikan diri dari laboratorium Wuhan, telah dibantah keras oleh Beijing. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button