Gaya Hidup

Hati-hati! Sunat Tidak Bisa Sembarangan. Ini Penjelasan IKABI

INDOPOSCO.ID – Ketua Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI) Prof Andi Asadul Islam mengatakan, sunat atau khitan membutuhkan keahlian tertentu. Kendati, dilakukan oleh seorang dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

“Harus ada kompetisi untuk melakukan sunat, apapun metodenya. Apakah itu seorang perawat, dokter atau dokter spesialis. Mereka harus menguasai teknik-teknik tertentu,” ujar Andi Asadul Islam dalam acara daring, Kamis (8/4/2021).

Ia tidak melarang seseorang melakukan sunat secara tradisional. Meskipun banyak sekali komplikasinya.

Berita Terkait

“Sunat tradisional menggunakan sembilu (kulit bambu). Secara ketajaman ini melebihi pisau, tapi untuk sterilisasinya bagaimana? Apalagi sunat tradisional tidak dijahit, ini akan banyak menimbulkan pendarahan,” terangnya.

Ia berharap masyarakat lebih baik datang ke rumah sunat untuk melakukan khitan. Karena mereka sudah profesional di bidangnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button