Nasional

Gus Menteri: SDGs Desa Selaras dengan RPJMN

INDOPOSCO.ID – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi miliki tiga tanggung jawab yaitu Pertama Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kedua pengentasan daerah tertinggal dan Ketiga revitalisasi kawasan Transmigrasi.

Ini dikatakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam acara peluncuran CSR Nasional Desa Bangkit Indonesia Maju di Kabupaten Malang yang digagas oleh Times Indonesia, Selasa (20/4/2021).

Penanganan di basis mikro, yaitu desa dinilai lebih sederhana. Penanganan akan lebih detail dan kebijakan yang diambil tepat sasaran karena berdasarkan berbagai permasalahan yang ada di desa, yang secara agregatif permasalahan di desa itu pada hakekatnya permasalahan di tingkat kabupaten.

“Ketepatan penanganan permasalahan agregatif tentunya akan berdampak sangat signifikan bagi penyelesaian masalah di tingkat Kabupaten. Itulah makanya, Kemendes PDTT berusaha agar masyarakat desa miliki pemahaman yang utuh tentang arah pembangunan desa,” Kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Olehnya, Kemendes PDTT melandingkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dibawah payung Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 lebih spesifik ke SDGs Desa yang memuat 17 poin yang dilokalkan dengan kondisi desa dengan ditambahkan poin ke-18 yaitu Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

Sasaran utama poin ke-18 ini adalah segala kearifan lokal yang dimiliki desa di Indonesia tetap bertahan dan bisa berkembang. Misalnya, kerjasama, Gotong Royong, Tolong Menolong dan Kebersamaan. Nantinya pada gilirannya berbagai permasalahan di desa, bisa diselesaikan di desa, tidak harus dilakukan pendekatan hukum.

Namun, Desa juga harus tetap menyesuaikan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal. Perkembangan zaman seperti digitalisasi juga harus disikapi oleh desa karena memang ini tuntutan perkembangan teknologi yang juga bisa menunjang pembangunan desa.

Kemendes PDTT ingin desa-desa itu miliki arah pembangunan yang jelas. SDGs Desa ini diharapkan menjadi inspirasi bagi Kepala Desa untuk menentukan arah pembangunan desa. Gus Menteri mencontohkan, poin I SDGs Desa yaitu Desa Tanpa Kemiskinan yang menjadi persoalan mendasar. Selaian itu, persoalan kesehatan dan pendidikan, termasuk keterlibatan perempuan.

“Ini jadi orientasi yang jelas untuk menentukan arah pembangunan desa, makanya bisa lakukan pemetaan berdasar data dan SDGs Desa maka kita akan peroleh potret yang utuh tentang permasalahan yang ada di desa,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button