Nasional

Gus Menteri: SDGs Desa Beri Stimulasi Kebijakan Pembangunan Desa

INDOPOSCO.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menjadi pembicara kunci dalam Webinar Tadarus Anggaran I dengan tema “SDGS Desa : Jalan Menuju Kesejahteraan Warga Desa” yang dilaksanakan Seknas FITRA pada Rabu (21/4/2021).

Menteri Halim merasa bersyukur dengan respons positif masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan yang dirumuskan dalam SDGs Desa yang merujuk pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017.

Enam Tujuan dalam SDGs Desa itu berbicara tentang Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Desa Sehat Sejahtera, hingga Desa Layak Bersih. Enam poin ini ‘tidak akan pernah selesai’. Olehnya, Untuk penyelesaian sejumlah persoalan itu butuh pendekatan yang skala kecil atau mikro.

Gus Menteri, sapaan akrabnya, berbicara dengan kondisi perempuan. Saat pendataan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang terdampak Covid-19, dari 8 juta keluarga penerima manfaat (KPM), ditemukan 2,3 juta Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). Ini menarik karena PEKKA ini selama tidak terdeteksi padahal sangat butuh perhatian.

“Ini juga bagian dari SDGs Desa. Makanya saya ngotot, bahkan saya sudah berbicara ke Mendagri agar ada kebijakan Perangkat Desa ada kuota perempuan agar ada akses anggaran,” kata Gus Menteri.

Hasil perenungan dan kunjungan ke sejumlah desa, Gus Menteri temukan fakta jika dasar kebijakan penggunaan Dana Desa itu berdasarkan keinginan Kepala Desa, Keinginan Elit Desa dan Tokoh Desa hingga belum representasikan permasalahan yang sebenarnya.

Berdasarkan itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mencoba merumuskan arah kebijakan pembangunan di desa berbasis dengan masalah yang ada di desa seperti kemiskinan, kesehatan, kualitas pendidikan, hingga sanitasi air bersih.

“SDGs Desa ini pada hakekatnya memberikan stimulasi agar arah kebijakan pembangunan di desa benar-benar mempunyai target yang sesuai dengan berbagai permasalahan di desa,” kata Gus Menteri.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button