Nasional

Gus Menteri: Pendataan SDGs Rampung di 36 Ribu Desa

INDOPOSCO.ID – Pendataan suistanable development goals (SDGs) desa hingga hari ini ada 1,6 juta kelompok kerja (Pokja) relawan yang telah dibentuk. Dan 36 desa telah merampungkan pendataan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar melalui daring, Kamis (3/6/2021).

Menurut Gus Menteri, sapaan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, data yang sudah masuk dalam SDGs desa sebesar 36 persen atau 36 ribu desa dari jumlah desa yang ada di Indonesia.

“Jumlah RT yang sudah diupload sebanyak 376 ribu atau 77 persen dan 23 juta keluarg,” beberanya.

Untuk jumlah warga yang sudah didata by name by addres sebanyak 77 juta orang atau 60 persen jumlah penduduk di desa. Jumlah penduduk yang tinggal di desa sebanyak 118 juta.

“Yang sudah terdata baru 70 persen dari 118 jumlah penduduk yang tinggal di desa,” ucapnya.

Untuk implementasi sasaran SDGs Desa, menurut Gus Menteri, 1,7 juta atau 0,72 persen warga desa menempati rumah atau hunian kumuh. Jumlah ibu yang melahirkan di desa sebanyak 548 ribu dan bayi mendapatkan air susu ibu ekslusif sebanyak 439 ribu bayi atau 80 persen.

“Data gizi buruk sendiri ada 61 ribu atau 0,09 persen,” katanya.

Lebih jauh ia menyebut, sasaran pembangunan untuk asuransi kesehatan sebanyak 29 juta atau 42 persen, warga desa sakit campak sebanyak 109 ribu atau 0,16 persen, sakit malaria 614 ribu atau 0,88 persen, sakit hepatitis B 32 ribu atau 0,05 persen.

Lalu warga sakit kolera 53 ribu atau 0,08 persen, sakit jantung 331 rivbu atau 0,47 persen, sakit TBC paru-paru 299 ribu atau 0,43 persen, sakit kanker 53 ribu atau 0,08 persen dan sakit diabetes 658 ribu atau 0,94 persen.

“Pandangan warga terhadap layanan desa 96 persen menyatakan baik dan untuk keterbukaan desa 95 persen menyatakan baik,” katanya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button