Nusantara

Gempa Guncang Sangihe Talaud

INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik yang dirasakan di Kota Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara diakibatkan aktivitas subduksi Sangihe-Talaud. Gempa ini tak berpotensi tsunami.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Sangihe-Talaud,” ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno seperti dikutip Antara, Kamis (1/4/2021).

Bambang menjelaskan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip). Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,53 Lintang Utara dan 126,70 Bujur Timur, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 62 kilometer arah Selatan Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 80 kilometer.

Gempa bumi tektonik tersebut bermagnitudo 5,5 terjadi pada Kamis pukul 17.12.28 WIB di wilayah Kota Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di Tahuna dan Siau, II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button