Nusantara

Gelar Pelatihan Bidan, Dompet Dhuafa Siap Utus Bidan ke Pelosok Indonesia

INDOPOSCO.ID – Dompet Dhuafa terus konsisten untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menyelesaikan masalah kesehatan Ibu Anak khususnya dalam pencegahan stunting di Indonesia. Hal ini tergambar dari keseriusan Dompet Dhuafa pada setiap program kesehatan yang diimplementasikan bersama masyarakat.

Kali ini Dompet Dhuafa menunjukkan lagi langkah seriusnya untuk menyelesaikan masalah kesehatan Ibu Anak melalui Program Bidan Untuk Negeri. Peluncuran program ini dilangsungkan, Rabu, (2/6/2021) di Gedung LKC Dompet Dhuafa, Ciputat.

Acara yang bertajuk Pembukaan Pelatihan dan Soft Launching Program Bidan Untuk Negeri tersebut dihadiri oleh Ahmad Sonhaji selaku Direktur Dakwah Budaya dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari sebagai General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa dan para bidan yang akan diberangkatkan ke wilayah yang sudah ditentukan.

Sebanyak enam bidan mengikuti pelatihan yang akan dilangsungan selama tiga Minggu efektif ini, pelatihan ini bertujuan untuk membekali para bidan yang akan ditempatkan di wilayah terpencil dan masyrakat yang masih mengalami kesulitan untuk mengakses fasilitas kesehatan, terutama dalam pelayanan Ibu dan Anak.

Tugas utama para Bidan ini adalah memberikan pelayanan sekaligus mengemban program pemberdayaan kesehatan masyarakat, bahu membahu dengan puskesmas dan pemerintah desa memperkuat upaya peningkatan kesehatan Ibu dan pencegahan stunting. Pada angkatan pertama pelatihan kali ini akan ditemptakan di Provinsi Aceh, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Papua.

Ahmad Sonhaji mengungkapkan program ini menjadi semangat Dompet Dhuafa untuk menciptakan peradaban baru yang lebih baik.

“Bidan Pelosok Negeri ini adalah para pejuang, para mujahidah yang meninggalkan negeri untuk membangun sebuah peradaban baru di tempat yang akan ditempatkan. Ini sebuah pembelajaran yang hebat dari Rasululah, boleh jadi perubahan suatu kondisi masyarakat bisa dilakukan dengan kehadiran para bidan semuanya. Mudah-mudahan terjadi perubahan yang baik khususnya di bidang kesehatan sebagai entry point gerakan pemberdayaan kita di masyarakat,” tutur Ustaz Ahmad Shonhaji selaku Direktur Dakwah, Budaya & Pelayanan Masyarakat.

“Harapannya program yang dilakukan melalui gerakan Bidan Untuk Negeri ini menjadi starting untuk bersama sama bersinergi dengan program-program layanan Dompet Dhuafa yang lainnya, apakah nanti ada pengembangan program ekonomi ataukah nanti program-program pendidikan yang dapat membangun kekuatan sinergi teman-teman di lapangan,” imbuhnya.

Dr. Yeni Purnamsari, MKM selaku General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa menuturkan Program Bidan Untuk Negeri ini merupakan sebuah terobosan dalam mengupayakan program pemberdayaan program kesehatan berbasis masyarakat.

“Program Bidan Untuk Negeri di Indonesia ini akan mengawali satu terobosan dimana tenaga kesehatan dalam hal ini bidan akan bertugas menjalankan kewajiban sekaligus juga mengupayakan program pemberdayaan kesehatan berbasis masyarakat, di mana bidan ini akan berfungsi sebagai fasilitator program sekaligus juga penggerak bagi kesehatan Ibu dan Anak di wilayah tersebut dan juga bagi kesehatan masyarakat yang ada di wilayah tersebut,” tutur Yeni.

Ia pun menjelaskan proses seleksi dilakukan dengan cukup ketat, “proses seleksi dari masing-masing wilayah cukup ketat, tidak hanya seleksi dari sisi akademisi kemampuan profesionalitas tetapi juga bagaimana bidan ini memiliki semangat, motivasi serta keinginan yang kuat untuk bisa menjadi penggerak bagi masyarakat dilingkungannya,” ujar Yeni.

Salah seorang bidan yang akan diberangkatkan bernama Citra Dewi Susanti dari Maluku Utara berharap ini akan menjadi berkah baginya. “Semoga dengan bergabung di program ini kami dapat membantu program ini, khususnya dibidang kesehatan dan kami para peserta Bidan Untuk Negeri berharap agar ini menjadi berkah bagi kami,” ujar Susanti. (adv)

Sponsored Content
Back to top button