Gaya Hidup

Untuk Kesehatan, Ini yang Harus Dilakukan setelah Puasa Ramadan Selesai

INDOPOSCO.ID – Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Tirta Prawita Sari, SpGK mengatakan, orang-orang perlu mengembalikan aktivitas puasa bahkan setelah Ramadhan, agar terbiasa dengan kebiasaan menerapkan pola makan sehat.

“Badan kita itu menyukai sesuai yang rutin. Karena ada pembiasaan maka harusnya setelah lebaran, aktivitas puasa itu harus dikembalikan agar kita masih terbiasa dengan kebiasan puasa, terbiasa untuk pola makan yang sehat,” kata dia yang menjabat sebagai Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi itu melalui siaran persnya, Selasa.

Menurut Tirta, pola makan menjadi salah satu upaya menghindari berbagai macam penyakit kronis dan katastropik yang membutuhkan biaya banyak seperti stroke, diabetes, penyakit jantung dan hipertensi.

Baca Juga : Wapres Laksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal

Berpuasa termasuk upaya yang bisa orang-orang lakukan untuk mencegah sederet penyakit kronis itu sekaligus cara cara detoksifikasi tubuh yang murah dan mudah. Selain itu, puasa juga dapat menyebabkan kadar glukosa darah mengalami penurunan dan menyebabkan tubuh mengambil cadangan energi lain dalam bentuk lemak sebagai sumber energi.

“Itu baik sebagai upaya membersihkan atau detoksifikasi tubuh,” ujar Tirta.

Selama Ramadhan, Muslim diatur untuk berpuasa dalam 13-14 jam lalu berbuka setelahnya dan pola ini mirip dengan pola makan puasa yang baik yaitu intermitten fasting.

“Ada beberapa contoh intermitten fasting, seperti alternate day fasting yang mana puasa berselang seling seperti puasa Daud. Bedanya saat hari puasa itu hanya boleh makan 500 kalori, dan hari berikutnya feast day yang boleh dalam jumlah yang kita inginkan tanpa perlu memusingkan kalori,” jelas Tirta.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button