Gaya Hidup

Kegembiraan Terasa di Hiroshima setelah “Drive My Car” Menang Oscar

INDOPOSCO.ID
Masyarakat di prefektur Hiroshima, Jepang, tempat sutradara Ryusuka Hamaguchi melakukan syuting “Drive My Car”, merayakan kemenangan penghargaan film internasional terbaik di Academy Awards ke-94, Senin (28/3).

Warga setempat senang karena ada atensi dan perhatian baru terhadap Hiroshima berkat film tersebut, banyak adegan protagonis menyetir yang memperlihatkan pemandangan prefektur tersebut.

Tomoko Nishizaki, anggota Komisi Film Hiroshima dan sejumlah staf hotel menonton upacara penghargaan di Grand Prince Hotel Hiroshima, salah satu bangunan yang dipakai untuk syuting film, sambil bertepuk tangan merayakan kemenangan.

“Sutradara terlihat sangat senang, membuat saya ikut tersenyum,” kata Nishizaki, dikutip dari Kyodo, yang terlibat dalam syuting dengan menunjukkan tim film tempat-tempat di sekitar mereka, Selasa (29/3), seperti dikutip Antara.

Di Los Angeles, Hamaguchi dan pemeran utama Hidetoshi Nishijima mengekspresikan rasa syukur mereka atas prefektur itu, mengatakan pemandangan yang disuguhkan yang membuat film itu istimewa.

“Kami bisa memperlihatkan daya tarik tempat-tempat itu dengan pemandangan yang seperti keajaiban, dan saya kira, itu menjadi kekuatan film,” kata Hamaguchi dalam konferensi pers setelah perayaan dikutip dari Kyodo pada Selasa.

Nishijima mengatakan dia dipuji di luar negeri berkat aktingnya yang menyentuh di tengah pemandangan memukau.

“Drive My Car” berpusat pada aktor teater dan sutradara yang diperankan oleh Hidetoshi Nishijima, yang dipaksa untuk menghadapi iblis di bawah permukaan pernikahannya yang tampaknya sempurna setelah diguncang oleh perselingkuhan dan istrinya meninggal.

Dua tahun kemudian, dan masih berjuang untuk mengatasi kehilangannya, ia melakukan perjalanan ke Hiroshima untuk menghasilkan versi multibahasa “Paman Vanya” dan ditugaskan sebagai sopir, Misaki (Miura Toko), dan keduanya mulai berbicara tentang perjalanan mereka.

Hamaguchi, yang menulis film ini bersama Takamasa Oe, mengatakan dalam konferensi pers daring setelah nominasi Oscar Februari lalu bahwa dia merasa spirit Hiroshima dalam membangun kembali setelah porak poranda akibat bom atom.

Kota Hiroshima adalah tempat yang pertama kali dihujani bom atom oleh Amerika Serikat pada 6 Agustus 1945, fase terakhir Perang Dunia II.

“Hiroshima memandu cerita di mana orang-orang yang putus asa mencari harapan,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button