Gaya Hidup

Ini Penyebab Bibir Sumbing dan Pencegahannya

Selain bisa diketahui saat bayi lahir, bibir sumbing juga bisa terdeteksi selama kehamilan. Pemeriksaan USG kehamilan yang dilakukan pada minggu ke-18 hingga ke-21 biasanya akan menunjukkan adanya kelainan pada area wajah janin.

Saat bayi terdiagnosa mengalami celah bibir atau celah langit-langit mulut, maka perawatan komprehensif perlu dilakukan.

Smile Train Indonesia sebagai bagian dari organisasi nirlaba yang berfokus pada bantuan perawatan bibir sumbing dan celah langit-langit mulut menyediakan perawatan komprehensif bagi pasien bibir sumbing di beberapa daerah di indonesia.

Hari ini, Smile Train merayakan 100.000 operasi sumbing dari Sabang sampai Merauke, “100K Surgery Celebration-Creating Smiles with Smile Train Indonesia”.

Artinya, telah genap 100.000 anak Indonesia mendapatkan kembali senyuman mereka berkat dukungan selama dua dekade dari Smile Train Indonesia beserta para mitra, lewat rangkaian operasi dan perawatan yang selama ini dikenal dengan Comprehensive Cleft Care (CCC). Sejumlah ahli kesehatan yang menjadi mitra, mulai dari dokter ahli bedah hingga psikolog; duduk bersama keluarga besar Smile Train Indonesia dan keluarga pasien untuk membahas lima hal kunci penanganan bibir sumbing; Operasi Sumbing dan Comprehensive Cleft Care, Perawatan Terapi Wicara dan Kisah Sukses, Kesehatan Oral dan Perawatan Ortodontis Sumbing, Dukungan Psikologis melalui Buku “Mental Health Activities.”

Catatan Smile Train menyebutkan, di Indonesia tercatat, 1 dari 700 bayi terlahir dengan kondisi celah pada bibir dan/atau langit-langit mulut. Jika dibiarkan, kondisi dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental mereka untuk jangka panjang.

Deasy Larasati, Country Manager dan Program Director Smile Train Indonesia mengatakan selama 20 tahun, permasalahan bibir sumbing dan/atau celah langit-langit mulut kerap dihadapi oleh anak-anak Indonesia di berbagai daerah, dan berbagai tingkatan ekonomi.

“Sejak tahun 2002, kami telah menyaksikan langsung bahwa edukasi dan akses terhadap fasilitas kesehatan kerap menjadi kunci agar kondisi sumbing bisa mendapat perawatan yang tepat. 100.000 operasi yang kita selebrasikan hari ini, tentunya tidak akan terwujud tanpa dukungan utama dari keluarga pasien, rekan-rekan media yang senantiasa membantu kami menyebarkan pesan kebaikan, ratusan rumah sakit yang menjadi mitra kami, para dokter, pekerja sosial, para sponsor, serta mitra kami di TNI dan POLRI yang telah mendukung Smile Train untuk menjangkau lebih banyak pasien dari seluruh Indonesia.”(mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button