Gaya Hidup

Bantu Perkuat Daya Tahan Tubuh, Fortiboost D3 Jadi Kunci untuk Beraktivitas

2. Memperbanyak kegiatan di luar ruangan dan mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin D – memperbanyak kegiatan di luar ruangan, seperti berolahraga, dapat membantu tubuh mendapatkan paparan sinar UV-B dari matahari, di mana diharapkan kulit yang diinduksi oleh sinar UV-B ini dapat memproduksi vitamin D. Jangan lupa perhatikan waktu dan berapa lama hal tersebut sebaiknya dilakukan. Pemenuhan vitamin D juga dapat berasal dari makanan yang kita konsumsi, seperti salmon, tuna, hati sapi, serta jamur.

3. Mengonsumsi suplemen vitamin D – karena memastikan makanan yang dikonsumsi hanya dapat memenuhi 20% kebutuhan vitamin D dalam tubuh dan berjemur tidak cukup untuk memenuhi 80% sisa kadar vitamin D yang dibutuhkan sehari-hari secara optimal, maka suplementasi sangatlah dibutuhkan. Di mana, vitamin D3 lebih disukai sebagai suplemen dibandingkan D2, karena lebih lama bertahan di darah, serta mampu meningkatkan kadar vitamin D dan menjadikannya bentuk aktif untuk berbagai aksi penting bagi sel-sel tubuh. Karenanya Vitamin D3 1000 IU cukup ideal dikonsumsi untuk menjaga kadar vitamin D tetap optimal, sekaligus mencegah terjadinya defisiensi vitamin D.

Dengan sifat anti-inflamasi dan imunoregulasinya, vitamin D berguna untuk aktivasi pertahanan sistem kekebalan tubuh, sehingga berperan penting dalam pencegahan terhadap infeksi, penyakit, dan gangguan terkait kekebalan tubuh.

Berita Terkait

“Bahkan terdapat sebuah studi yang menyebutkan secara spesifik bahwa pasien dengan kadar serum D3 yang optimal kurang lebih 50 ng/mL, berasosiasi dengan kemungkinan yang sangat kecil untuk mengalami konsekuensi fatal akibat Covid-19. Penggabungan vaksinasi dengan penguatan sistem kekebalan tubuh melalui konsumsi suplemen vitamin D3 secara konsisten berpotensi membantu mencegah risiko-risiko berat virus corona, terutama dengan masuknya varian Omicron sejak pertengahan Desember 2021”, ujar dr. Adam Prabata.

Lebih lanjut, Weitarsa Hendarto menyampaikan, “Fortiboost D3 mampu memenuhi kebutuhan vitamin D pada kondisi tertentu, seperti ibu hamil dan menyusui, kalangan lanjut usia, kalangan yang berisiko tinggi dan penderita penyakit infeksi atau autoimun. Formula bebas gluten yang dimiliki Fortiboost D3 juga menjadikan produk ini aman bagi masyarakat yang sensitif terhadap gluten, serta bisa menjadi pilihan masyarakat untuk perkuat daya tahan tubuh dan tetap mempertahankan kesehatan di tengah kondisi pandemi yang masih terus berlanjut dan ketika situasi kembali normal.”

Dalam kesempatan ini, Combiphar juga memperkenalkan Astrid Tiar sebagai brand ambassador Fortiboost D3 1000 IU. Astrid Tiar membagikan pengalamannya.

“Sebagai seorang Ibu, saya sangat peduli dengan daya tahan tubuh keluarga dan anak terutama di saat mereka sudah mulai aktif beraktivitas kembali. Saya menyadari bahwa tanpa makanan yang kaya akan zat gizi, anak-anak tidak akan tumbuh dengan optimal dan daya tahan tubuh seluruh anggota keluarga tidak dapat terjaga. Selain itu, saya juga selalu membiasakan keluarga untuk berjemur dan berolahraga di luar rumah, mengonsumsi air putih yang cukup serta melengkapi kebutuhan vitamin dalam tubuh dengan menyediakan suplemen vitamin di rumah, salah satunya adalah vitamin D. Senang sekali sekarang telah hadir Fortiboost D3 di tengah-tengah kami. Karena, dengan kandungan vitamin D3 1000 IUnya, Fortiboost D3 praktis, tidak memerlukan air untuk mengonsumsinya, sebab tersaji dalam bentuk tablet kunyah rasa vanila dan bebas gluten,” ujarnya.

“Untuk mengambil keputusan yang tepat agar mampu merawat keluarga dengan semakin baik lagi, termasuk dalam memilih brand kesehatan, seorang perempuan, apalagi ibu, harus dibekali dengan pengetahuan dan wawasan yang luas. Brand-brand yang kerap memberikan edukasi, tidak hanya mengenai keunggulan produknya semata namun juga tentang kesehatan secara umum seperti yang dilakukan oleh Fortiboost, dapat menambah pengetahuan ibu untuk lebih optimal menjaga kesehatan keluarganya,” imbuh Astrid Tiar.

“Menghabiskan banyak waktu di luar rumah memiliki konsekuensi terhadap kesehatan kita, apalagi dengan kondisi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini. Sehingga, untuk kembali aktif, kondisi tubuh yang prima menjadi hal yang utama. Tetap jaga daya tahan tubuh dengan terus menerapkan pola hidup dan protokol kesehatan, dan mari terus melangkah menuju masa depan yang lebih sehat dan berkualitas, bersama Combiphar!,”tutup Weitarsa Hendarto. (srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button