Gaya Hidup

Ini Solusi Atasi Sampah Plastik

Sebenarnya, bila berkaca pada riset anyar lingkungan lembaga berbasis Jakarta, Sustainable Waste Indonesia (SWI), persentase daur ulang sampah gelas plastik, termasuk sedotannya, relatif tinggi. Riset SWI di seputaran Jakarta pada Agustus 2021 misalnya, menunjukkan daur ulang kemasan gelas mencapai 81 persen.

Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia, Christine Halim menilai keekonomian daur ulang sampah cup terbilang baik.

Sampah plastik PP yang sudah digiling sekarang ini harganya sekitar Rp14 ribu per kilogram. Kalau gilingan botol PET hanya kisaran Rp10-11 ribu per kilogram,” katanya, seperti dikutip, Senin (10/1).

Christine mengatakan, permasalahan sampah gelas cup ada pada selubung plastik penutupnya, yang sulit dikelupas dari bibir gelas berbahan plastik PP. Adapun soal ukuran gelas yang relatif kecil, juga sedotannya yang terbuat dari plastik PP serta plastik pembungkus sedotan, semuanya bisa didaur ulang.

“Pemulung sudah tahu ada nilai ekonominya,” ujar Christine.

Oleh karena itu, Christine menilai perkara tercecernya banyak sampah plastik cup ke lingkungan bebas lebih karena manajemen sampah yang belum memadai di Indonesia.(ibs)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button