Gaya Hidup

Para Jomblo Dapat Tekanan Lebih Besar dari Masyarakat Daripada Keluarga

Baca Juga : Kenaikan Angka Kekerdilan, BKKBN Minta Setiap Provinsi Mewaspadai

62 persen lajang berkata bahwa pengguna aplikasi kencan hanya mencari kesenangan saja dan tidak bermaksud untuk mencari pasangan yang serius. 42 persen Singles bahkan mengatakan bahwa mereka malah bertemu dengan penipu.

Sebaiknya, pengguna aplikasi kencanl ebih berhati-hati dalam memilih pasangan yang ditemui sehingga bisa menekan kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan atau bahkan merugikan.

Berkencan secara virtual

Berkencan secara virtual bisa diterapkan demi menjaga diri dari serangan virus Covid-19 yang mungkin saja tersebar dari pertemuan dengan orang baru.

Dengan berkencan secara virtual, para lajang juga bisa lebih menghemat tenaga dan budget untuk pergi ke tempat kencan.

Tentu saja akan sedikit lebih sulit untuk bisa sampai ke tahap ini. Sebab, langkah pertama menemukan kontak orang yang dirasa cocok, akan sedikit sulit jika kita tidak memiliki aktivitas yang melibatkan banyak orang.

Mengikuti kegiatan sosial

Banyak sekali kegiatan sosial yang masih tetap berlangsung baik secara virtual maupun secara luring dengan aturan yang cukup ketat.

Dengan mengikuti kegiatan sosial, para lajang berpeluang untuk bisa mendapatkan kenalan baru. Hal tersebut bisa menjadi momentum untuk para lajang menunjukkan kelebihan diri dan menarik perhatian lajang lain yang juga memiliki jiwa sosial yang tinggi. (mg1)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button