Gaya Hidup

Iwan Fals, Dari Positif Covid-19, Frustrasi Sampai Semangat

Saat ini, Iwan tengah bersiap untuk menerima vaksin Covid-19. Ia mengaku sempat bingung lantaran banyak informasi yang soal mana vaksin yang lebih unggul, tapi bagi Iwan, semua jenis yang ada akan berujung pada tujuan yang sama yakni menjadikan sehat.

“Tapi bingung, vaksinnya banyak banget. Bingung imun malah jadi lemah. Iya, ini kan soal sehat enggak sehat, sementara kesehatan itu kan harga tidak ternilai, gimana mau kerja kalau kita enggak sehat. Baru bulan depan rencananya,” kata Iwan.

Iwan berharap Pandemi Covid-19 dapat segera berakhir agar industri musik, hiburan dan lainnya dapat bangkit kembali. Sebab jika konser dapat kembali diadakan, maka perekonomian suatu daerah juga dapat berjalan.

“Bayangin, dalam satu konser, kota bisa jadi hidup juga, orang jualan, transportasi, ticketing, rileksasi. Itu semua sekarang hilang,” tandasnya.

Lebih lanjut Iwan menambahkan, bukan cuma sekadar konser musik, wayang, kegiatan panggung lain, hajatan. Ruang buat katarsis itu, buat bareng-bareng, penting untuk kumpul bareng, jadi agak meringankan beban hidup.

Pelantun “Oemar Bakrie” ini juga berpesan kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan tidak termakan oleh informasi yang tidak benar. “Prokes harus, karena kesehatan harta tidak ternilai,” ujar Iwan.

Sementara itu, bertepatan dengan ulang tahunnya pada 3 September 2021, Iwan Fals merilis album terbaru yang berjudul “Pun Aku”. Lagu ini berisi 12 lagu dan sebelumnya telah diluncurkan tiga single sebagai pembuka yakni “16/01”, “Merah Putih” dan “Selamat”.

Album ini terasa sangat spesial dan personal karena diproduseri oleh sang anak Cikal Rambu dan bagian drum diisi oleh anak bungsunya, Raya Rambu. Meski proses produksi dikerjakan saat pandemi, Iwan mengaku tidak ada kendala yang dihadapi dan berjalan dengan lancar.

Video musik lagu “Selamat” juga dikerjakan saat pandemi dan mengambil lokasi di kediamannya. Video ini melibatkan istri, Rosanna serta kedua anak Iwan yang memperlihatkan keintiman di antara mereka.

Ada juga foto-foto kenangan, kegiatan keseharian Iwan serta cuplikan perjalanan bermusik Iwan sebelum. Iwan mengaku pengerjaan video klip kali ini terasa berbeda karena harus mengikuti prokes. “PCR terutama sebelum syuting, harus protokol, semua yang kerja itu seefektif mungkin, lalu harus periksa kesehatan dulu, dipastikan sehat ya lebih padat aja sekarang ini,” pungkasnya. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button