Gaya Hidup

Ini Fakta Menarik Soal Kucing yang Perlu Kamu Tahu

Hewan yang memahami emosi dengan baik

Kucing ternyata merupakan hewan dengan pemahaman emosi yang baik loh.

Ia bisa memahami perasaan senang, sedih, hingga marah yang dialami manusia maupun sesama kawanan kucing.

Maka dari itu jangan heran sering kali ditemukan kisah- kisah menarik dari lekatnya seekor kucing dengan manusia.

Seperti misalnya artis Dikta dan kucingnya Jimbon yang sering membagikan kelucuan dan hubungan manis mereka di instagram lewat akun @dikta, atau seperti kisah Kucing Bob dan musisi Bowen di London yang membuat kisahnya diangkat ke Layar Lebar hingga memiliki penjualan buku lebih dari 8 juta kopi di seluruh dunia.

Penelitian dari National Center for Biotechnology Information menjelaskan kucing bisa memahami emosi secara baik karena bisa mengintegrasikan visual seperti mimik muka dan gestur tubuh dengan intonasi suara yang sedang dilakukan baik oleh sesama kucing maupun pemiliknya.

Dalam hasil lanjutannya, Angelo Quaranta dalam penelitian itu menjelaskan bahwa lewat pemahaman emosi itu rupanya kucing bisa menentukan sebuah relasi akan dibawa ke arah seperti apa.

Oleh karena itu, Cat Lovers harus berupaya maksimal memberikan respon positif yang sesuai kebutuhannya agar hubungan bersama sang anak bulu bisa bertahan lebih lama berbarengan dengan kualitas hidup yang optimal.

Sebisa mungkin buat suasana yang nyaman agar kucing pun bisa betah dan selalu lekat dengan anda pemiliknya.

Perlu dipenuhi kebutuhan vaksin

Kucing yang sudah dipelihara dan memiliki majikan rupanya memiliki kebutuhan yang cukup tinggi dari segi kesehatan.

Dokter Hewan Novi mencatat vaksin menjadi salah satu tanggung jawab pemilik kucing untuk dilakukan setiap tahunnya.

Pada saat awal anda memutuskan untuk mengadopsi atau merawat kucing, vaksin menjadi alat penting untuk menjaga kesehatan fisik kucing.

Ada dua jenis vaksin yang seringkali diberikan pada kucing.

Untuk vaksin umum mengandung tiga langkah pencegahan pada wabah, seperti Distemper atau Panleukopenia, parvo, serta infeksi saluran pernafasan.

Ada juga vaksin khusus seperti vaksin rabies yang muncul untuk membantu kucing bisa terhindar dari bahaya rabies.

Di DKI Jakarta misalnya, Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) membagikan secara gratis vaksin rabies untuk tetap menjaga Jakarta Bebas Rabies selama hampir 15 tahun lamanya.

Selain vaksinasi rutin dan khusus anda juga perlu memberikan pengecekan kesehatan minimal setiap 6 bulan sekali.

Hal itu penting supaya tidak terjadi hal- hal yang tidak diinginkan seperti kondisi kronis atau darurat. (mg3/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button