Gaya Hidup

Bantu Industri Batik Kecil-Menengah, Kembangkan Purwarupa Olah Limbah tekstil

Pada 2019, tim peneliti Universitas Pertamina berkesempatan mengunjungi kawasan industri batik skala rumah tangga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam penelitian lapangan tersebut, mereka mewawancarai beberapa pengrajin batik yang meminta ada pengolahan limbah cair tekstil agar industri batik tetap bisa menjaga kualitas air di daerah tersebut.

Berangkat dari temuan itu, maka Universitas Pertamina mengembangkan purwarupa pengolah limbah cair batik. Edukasi terkait bahaya limbah cair batik bagi lingkungan dan kesehatan, lanjut Merry, juga terus dilakukan kepada para pengrajin batik untuk membangun kesadaran dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Mereka juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menangani masalah pencemaran akibat limbah tekstil. “Perlahan upaya ini dapat membantu mengurangi pencemaran sungai di Indonesia,” kata Merry dilansir Antara.

Para peneliti juga melibatkan mahasiswa mereka dalam pembuatan purwarupa alat pengolah limbah, salah satu Desi Fitriana yang kuliah di jurusan Kimia Universitas Pertamina.

“Kami dapat secara langsung mempraktikan pembelajaran yang kami dapatkan di kelas dan praktikum yang rutin kami lakukan di laboratorium. Selain meningkatkan pemahaman, kami juga jadi lebih siap untuk terjun ke industri setelah lulus nanti,” jelas Desi. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button