Gaya Hidup

Sunat Saat Dewasa Kurangi Risiko Tertular Penyakit

“Dulu awalnya sunat dengan cara konvensional. Didahului anestesi, terus dipotong. Dengan pemotongan itu banyak risiko yang bisa dihadapi saat khitan, seperti perdarahan dan infeksi yang cukup tinggi karena adanya luka terbuka,” ujarnya dilansir Antara.

Namun, lanjut dia, keputusan penggunaan metode khitan kembali lagi pada pasien. Metode laser, dijelaskan, menggunakan semacam lempeng besi tipis yang dipanaskan dengan listrik. Prinsipnya, sama seperti solder. Ketika ujung lempeng menyala proses pemotongan pun dilakukan.

Risiko perdarahan saat khitan, dikatakan Andi, tergantung ukuran penis. Sebab, makin besar ukuran penis, makin besar juga pembuluh darah sehingga risiko perdarahan makin besar.

Sementara metode klamp di mana prosedur dilakukan tanpa jahitan dan menggunakan semacam alat penjepit. Jika menggunakan klamp, diameter penis maksimal yang dikhitan, yakni 3,4 cm. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button