Gaya Hidup

Dongeng Membahana di Desa Lingga

Mayoritas masyarakat dari Suku Madura menempati kawasan ini. Kala itu, cuaca cerah pada Sabtu (20/3/2021) pagi. Hadir pula tentunya pada pembimbing –guru– anak-anak. Ada M Salim, Nur Hayati, Hamnah, dan Siti Solihatun Khasanah.

Pukul 09.00 WIB kegiatan dimulai. Setelah memutar video dongeng anak berjudul ‘Bunga Mawar yang Sombong’. Kemudian langsung dilanjutkan dengan mendongeng. Diawali Ahmad Sofian, penulis dan penggiat Literasi di Kubu Raya membawakan cerita rakyat berjudul Anak Hantu.

Cerita ini memiliki makna tentang nilai-nilai kehidupan dalam pembentukan karakter anak-anak sejak dini. Dilanjutkan Pradono, seorang sastrawan dan aktor kawakan Kalbar dengan cerita rakyat ‘Semangka Emas’. Sampai Pukul 11.30 WIB rangkaian kegiatan berlangsung. Berbagai wajah sumringah tampak. Berbaur keceriaan, letih, dan sukacita.

Rangkaian pelaksanaan kegiatan memperingati Hari Dongeng berlangsung sejak 12 hingga direncanakan 28 Maret 2021. Dimulai dengan diskusi, persiapan, pelatihan bagi para penggiat literasi. Hingga proses mendongeng, membacakan cerita di sejumlah taman baca di Dusun Wonosari Tebang Kacang, Dusun Lingga Selatan, Tanjung Saleh, Rasau Jaya, Punggur Kecil serta beberapa lokasi lainnya di Kabupaten Kubu Raya.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swadaya. Penerapan protokel kesehatan (prokes) menjadi hal penting dalam setiap kegiatan ini. ”Setelah di Desa Lingga ini, pada Minggu (21/3/2021) kami akan mendongeng di Desa tanjung Saleh, kecamatan Sungai Kakap,” kata Ahmad Sofian. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button