Gaya Hidup

Danone Indonesia, Stellar Women dan IBCWE Dukung Pemberdayaan Perempuan Indonesia

Founder Stellar Women, Samira Shihab menjelaskan, Stellar Women Entrepreneurship Academy akan terdiri dari beragam sesi kelas online yang akan berisi materi tentang product development, sales, branding, marketing, leadership, dan self-confidence.

“Sesi kelas online tersebut akan menyajikan beragam contoh kasus yang meliputi permasalahan, solusi, impact, dan takeaways-nya,” jelasnya.

“Alasan utama mengadakan program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’ merupakan bentuk misi kami dalam empowering women to be the next generation of leaders. Salah satu caranya yaitu dengan memberikan akses untuk menambah entrepreneurial skills mereka, dan juga menyediakan platform untuk knowledge sharing dan networking,” paparnya.

Beberapa tokoh perempuan yang akan dilibatkan dalam program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’ ini antara lain adalah Pendiri Narasi TV Najwa Shihab, CEO Burgreens Helga Angelina, Founder, CEO Sayurbox Amanda Cole, Co Founder Wecare.id Mesty Ariotedjo, CEO Sintesa Group Shinta Kamdani, VP Marketing Danone SN Indonesia Sri Widowati dan masih banyak sosok-sosok perempuan sukses di bidangnya masing-masing yang akan berlaku sebagai pembicara.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh IBCWE bersama dengan UN Women dan IGCN pada tahun 2018, dari 50 perusahaan top Indonesia hanya 28 persen perusahaan yang memiliki perempuan di jajaran direksi. Hal ini menjadi salah satu alasan IBCWE untuk terlibat dalam program ini.

“Kami melihat porsi peran pemimpin perempuan dalam bisnis masih terbilang stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Pentingnya kesadaran akan potensi perempuan secara utuh dan penuh, yang dapat digunakan untuk memimpin dan menjalankan bisnis sangatlah penting. Tentunya hal ini tidak dapat dilakukan sendiri. Kami turut senang dapat berpartisipasi dalam program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’, di mana kegiatan ini merupakan salah satu langkah efektif dalam mendukung perempuan untuk mewujudkan potensi mereka sehingga dapat menjadi pemimpin dalam bisnis yang memberikan dampak sosial untuk lingkungan sekitar. Kami sangat mengapresiasi perusahaan, institusi, organisasi yang memberikan perempuan kesempatan yang setara untuk menduduki jabatan-jabatan penting, contohnya seperti Danone Indonesia yang bahkan memiliki sekitar 50% perempuan yang menduduki jajaran direksi pada tahun 2019,” tutur Executive Director Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), Maya Juwita

Ketahanan ekonomi negara tidak lepas dari pertumbuhan UKM yang termasuk di dalamnya adalah pelaku usaha perempuan.

“Secara umum, pandemi Covid-19 mengguncang industri UKM yang mana banyak digeluti oleh perempuan. Kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan peluang dalam kondisi seperti ini merupakan sebuah keharusan. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan organisasi sangat dibutuhkan untuk memberikan akses lebih banyak kepada para perempuan Indonesia, untuk meraih potensinya secara penuh sehingga dapat menjadi pemimpin dalam bisnis yang tidak hanya memajukan industri tetapi juga memberikan dampak sosial terhadap lingkungan,” jelas Asdep Pengarusutamaan Gender Bidang Ekonomi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Eni Widiyanti

Pada penghujung program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’, Danone Indonesia dan Stellar Women akan memilih lima ide bisnis terbaik dan satu peserta terbaik yang akan diberikan dukungan pendanaan untuk menjalankan bisnisnya serta diberikan kesempatan untuk mendapatkan one on one mentoring session.

Perempuan pelaku UKM di Indonesia yang berminat untuk mengikuti program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’ ini dapat mengajukan pendaftaran di bit.ly/stellar-academy ditunggu paling lambat hingga 18 Maret 2021. (ibs)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button