Gaya Hidup

KFC Indonesia Lanjutkan Program Marine Debris Ranger di 2021

Berdasarkan survei Pusat Penelitian Oseanografi dan Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2020, ditemukan bahwa selama masa pembatasan sosial kegiatan masyarakat dan kebijakan bekerja dari rumah berlangsung, terjadi peningkatan jumlah sampah rumah tangga dengan mayoritas sampah plastik, selotip, dan bubble wrap.

Data dari survei LIPI tersebut mengungkap kurangnya aksi dari masyarakat terhadap masalah sampah walaupun tingkat kesadaran warga cukup tinggi terhadap isu sampah plastik.

Berdasarkan hasil survei ini, KFC Indonesia dan DCA merasa semakin tergerak untuk tetap menjalankan program MDR walaupun masih berada di tengah pandemi.Untuk itu, kegiatan ini senantiasa mengikuti protokol kesehatan ketat.

Penggagas dan Direktur Eksekutif Divers Clean Action Swietenia Puspa Lestari menjelaskan dengan dilanjutkannya kegiatan Marine Debris Ranger tahun ini, pihaknya berharap dapat mengedukasi masyarakat dengan cakupan yang lebih luas agar pengelolaan sampah dapat lebih maksimal serta menekan jumlah produksi sampah kedepannya.

“Terutama sampah yang berujung di perairan Indonesia, baik di laut maupun sungai. Kegiatan yang kami lakukan selama masa pandemi ini tentunya selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kami juga membatasi jumlah relawan yang mengikuti kegiatan ini di setiap wilayah, dan menyesuaikan jumlah relawan dengan luas wilayah atau kebutuhan per wilayah,” katanya.

Komitmen KFC terhadap lingkungan telah ditunjukkan sejak tahun 2012 dalam Program KFC Green Action. Kegiatan ini adalah kelanjutan dari program penanaman lahan gersang di tahun 2007. Semangat peduli lingkungan kemudian diperkuat dengan gerakan No Straw Movement sejak Mei 2017 dan mempersembahkan stainless straw eksklusif dalam rangka 40 tahun KFC Indonesia pada Juli 2019. Program lainnya adalah gerakan Budaya Beberes yang mengajak konsumen KFC agar senantiasa membereskan setiap sisa makanannya di manapun, tidak hanya di restoran KFC, dan lalu membuangnya ke tempat sampah.

Sejak 2019, gerai KFC Indonesia di beberapa wilayah di Indonesia telah mengganti plastik sekali pakai dengan kantong ramah lingkungan dan pada tahun ini KFC Indonesia juga menawarkan tote bag atau tas pakai ulang sebagai alternatif pengganti plastik yang tersedia di seluruh gerai di Indonesia. Gerakan ini juga bertujuan untuk mendukung peraturan pemerintah daerah dalam menekan produksi sampah plastik. (srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button