Gaya Hidup

Hai Traveller, Sekarang Jangan Takut Nggak Dapat Sinyal

Selanjutnya, pada 2021, akan diselesaikan untuk 4.200 desa dan kelurahan, dan di 2022 sebanyak 3.704 desa dan kelurahan di wilayah 3T, daerah terdepan, terpencil dan tertinggal.

Namun, dengan luas wilayah nasional Indonesia yang 7,8 juta km persegi, 1,9 juta km persegi di antaranya daratan dengan 17.500 pulau, menjangkau sebaran penduduk yang begitu luas tentu penyebaran infrastruktur telekomunikasi dan informatika bukan pekerjaan yang gampang.

Di tambah lagi, 3,25 juta km persegi wilayah perairan dan 2,55 juta masuk dalam wilayah Zona Ekonomi Eksklusif, maka pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi menjadi tantangan tersendiri.

“Kita harapkan nanti di akhir tahun 2022 seluruh wilayah kita sampai di desa-desa sudah tersedia sinyal 4G,” ujar Menteri Johnny.

Saat ini Indonesia menggunakan sembilan satelit telekomunikasi di antaranya lima satelit telekomunikasi nasional dan empat satelit telekomunikasi asing sewaan.

Pada 2023, Satelit Multifungsi Republik Indonesia atau SATRIA diharap dapat mengorbit di 146 bujur timur untuk memenuhi pemerataan internet di sisi hilir dengan kapasitas 150 GB per detik.

Dengan adanya Satelit Satria-1 pada tahun 2023 nanti diharapkan ada 93.900 sekolah akan dilayani melalui akses internet yang langsung dihubungkan ke satelit. Kemudian, akses internet sisanya akan digunakan untuk pelayanan pemerintah, baik pemerintahan desa, Kamtibmas dan kebutuhan kemasyarakatan lainnya.

 

Peluang Ekonomi
Korelasi internet erat dengan pendapatan per kapita. Riset Google, Temasek, dan Bain & Company, menunjukkan bahwa sektor ekonomi digital Indonesia tetap tangguh dan secara keseluruhan diperkirakan bernilai sebesar 44 miliar dolar AS pada 2020.

Adanya pandemi, sektor tertentu seperti perjalanan dan transportasi memang terhambat tetapi hasil riset itu menunjukkan hingga 2025 keduanya diperkirakan akan bangkit dalam jangka pendek hingga menengah.

Hasil riset itu juga menunjukkan bahwa e-commerce naik 54 persen menjadi 32 miliar dolar pada 2020, dari 21 miliar dolar pada 2019.

Pada 2020, lebih dari sepertiga konsumen layanan digital di Asia Tenggara mulai menggunakan layanan daring baru karena Covid-19. Di Indonesia pun, 37 persen konsumen digital menggunakan layanan baru karena wabah.

Selanjutnya, ekonomi digital di Indonesia diprediksi tumbuh pesat hingga diprediksi mencapai 124 miliar dollar AS atau Rp1.760 triliun pada 2025.

Terlepas dari hal itu, ekonomi digital akan bisa menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru. Sektor UMKM juga masih sangat potensial untuk dikembangkan. Dari 64 juta UMKM yang ada, baru 8 juta atau 13 persen saja yang terintegrasi dengan teknologi digital.

Kementerian Kominfo bersama dengan Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) juga telah meluncurkan program pelatihan UMKM digital, sebagai wujud dan komitmen pemerintah dalam memajukan, memperkuat dan memberdayakan mitra UMKM dan ultra mikro di Tanah Air.

Ketika para pemangku kepentingan bersedia mengeliminasi hambatan yang ada, dan masyarakat turut menjadi penggerak roda, maka tercapainya potensi ekonomi digital bukan hanya angan-angan semata. (yah)

Ilustrasi pelancong. Foto : Pixabay

 

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button