Headline

Gawat, Versi IUCN, Komodo Dalam Kondisi Genting

INDOPOSCO.ID – Populasi empat spesies tuna yang paling banyak ditangkap secara komersial menunjukkan tanda-tanda pemulihan, namun naiknya permukaan air laut membuat komodo kini digolongkan sebagai hewan genting dalam Daftar Merah spesies hewan berisiko punah.

International Union for Conservation of Nature (IUCN) atau Uni Internasional Konservasi Alam yang menyusun daftar tersebut juga tengah meningkatkan pemantauan spesies laut seperti karang dan siput laut dalam untuk melihat bagaimana mereka terdampak perubahan iklim dan ancaman lain seperti penambangan di laut dalam.

“Spesies laut cenderung ditelantarkan karena mereka berada di dalam air dan orang sungguh tak memperhatikan apa yang terjadi pada mereka,” kata Craig Hilton-Taylor, kepala unit Daftar Merah IUCN.

Namun ketika kuota tangkapan dan upaya membidik penangkapan ikan ilegal menunjukkan tanda-tanda keberhasilan, prospek bagi tuna tampaknya meningkat.

Tuna sirip biru Atlantik, predator besar berdarah panas yang suka berpindah-pindah dan harganya mencapai ribuan dolar, melompat tiga kategori dari “genting” (endangered) menjadi “risiko rendah” (least concern) dalam daftar tersebut, meskipun populasinya di sejumlah wilayah masih sangat sedikit.

Tuna sirip biru selatan juga membaik dari “kritis” (critically endangered) menjadi “genting”, sementara tuna albakora dan tuna sirip kuning diklasifikasikan sebagai “risiko rendah”.

“Tuna adalah sebuah kabar baik – mereka menunjukkan apa yang bisa dilakukan,” kata Hilton-Taylor dilansir Reuters melalui Antara.

IUCN pada Sabtu merilis laporan tentang 138.374 spesies tanaman, hewan dan jamur, yang lebih dari seperempatnya kini terancam punah.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button