Megapolitan

Gawat! 1.900 Pasien Covid-19 di Jakarta Antre Masuk IGD

INDOPOSCO.ID – Kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 untuk menangani pasien terinfeksi virus corona di Jakarta, sudah penuh. Bahkan, ada ribuan pasien antre masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, dalam beberapa pekan terakhir pasien yang ingin masuk rumah sakit melonjak. Tidak terhindari, kondisi itu membuat rumah sakit kewalahan.

“Banyak sekali selama beberapa minggu ini masyarakat yang datang ke rumah sakit, tetapi rumah sakit dalam posisi penuh. Jadi mengantre berada di IGD, menunggu bisa masuk kamar itu sekitar 1.900 orang,” kata Anies di Jakarta, Senin (19/7/2020).

Banyak juga pasien Covid-19 sulit masih masuk ruang IGD untuk mendapat perawatan. Sehingga banyak yang mengantre di lorong-lorong Rumah Sakit.

“Mengantre untuk bisa masuk IGD ada di lorong-lorong, ada di Puskesmas, di rumah-rumah itu bisa sampai sekitar 1.400 orang karena keterbatasan kapasitas rumah sakit,” beber Anies.

Maka itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan berbagai pihak meningkatkan kapasitas rumah sakit untuk tangani Covid-19. Membuat rumah sakit sementara seperti di Asrama Haji Pondok Gede.

“Itu sebabnya ditambahkan rumah sakit-rumah sakit sementara seperti Wisma Haji untuk bisa menampung mereka,” tutur Anies.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyatakan, angka keterisian tempat tidur perawatan pasien Covid-19 per tanggal 17 Juli 2021 mencapai 89 persen.

Dari 11.608 tempat tidur isolasi yang disediakan di 140 rumah sakit, sudah terisi sebanyak 10.281 tempat tidur. Sedangkan, tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) terisi sebanyak 94 persen. Dari 1.546 tempat tidur, sudah terisi sebanyak 1.447 tempat tidur. (dan)

Sponsored Content
Back to top button