Ekonomi

Gali Potensi Ekspor Pelaku Usaha, Bea Cukai Gencar Berikan Asistensi di Berbagai Daerah

INDOPOSCO.ID – Pemerintah terus berupaya dalam meningkatkan kegiatan ekspor di berbagai daerah sebagai salah satu langkah pemulihan ekonomi nasional. Sinergi dilakukan oleh berbagai instansi untuk dapat mewujudkan hal tersebut. Bea Cukai sebagai salah satu instansi yang memiliki kewenangan dalam bidang ekspor juga secara aktif menggandeng instansi lain dan pemerintah daerah untuk dapat menggali potensi pelaku usaha di berbagai daerah.

Bea Cukai Ambon bekerja sama dengan Stasiun Karantina Ambon, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pertanian Provinsi Maluku membahas rencana ekspor komoditas Pala dari PT Kamboti Rempah Maluku.

“Kami berharap komoditas ini dapat diekspor langsung dari Maluku karena saat ini kegiatan ekspornya masih harus dilakukan dari Surabaya,” ungkap Saut Mulia, Kepala Kantor Bea Cukai Ambon. Ekspor langsung dari Maluku masih belum bisa dilakukan karena negara tujuannya, dalam hal ini Uni Eropa, mensyaratkan lolos uji aflatoksin dari laboratorium bersertifikat yang salah satunya di Surabaya.

Sementara itu dari pihak PT Kamboti Repmah Maluku menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih berupaya memenuhi target ekspor sekitar 13,5 – 14 ton untuk kontainer ukuran 20 feet. Pasokan Pala kebanyakan diperoleh dari Pulau Banda, akan tetapi untuk memenuhi grade ekspor ke Eropa terkendala dari pasokan yang ada dan salah satunya sistem pengeringan petani pala di Banda yang masih menggunakan sistem pengasapan sehingga rata-rata hanya 30 persen yang dapat memenuhi grade ekspor.

Bea Cukai Belawan juga tidak ketinggalan dalam memberikan asistensi ekspor. Bekerja sama dengan Balai Besar Karantina Pertanian Belawan dan Dinas Pertanian Deli Serdang, Bea Cukai memberikan arahan kepada para petani jahe di desa Suka Maju, Sibolangit.

Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Tri Utomo Hendro Wibowo mengatakan, “dengan adanya ekspor jahe yang berkualitas dan memenuhi standar yang diinginkan oleh pembeli di luar negeri, selain menambah devisa negara juga membantu mensejahterakan petani jahe di Desa Suka Maju.”

Sementara itu Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan ikut terlibat dalam program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi para pelaku UMKM yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Makassar.

“Lewat acara ini kami berupaya untuk mendorong semangat para pelaku UMKM khususnya di wilayah Sulawesi Selatan untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya agar dapat memenuhi kriteria ekspor,” ungkap Nugroho Waluyo Sejati, Kepala Seksi Perizinan dan Fasilitas I Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan. (ipo)

Sponsored Content
Back to top button