Ekonomi

Peningkatan Digitalisasi Harus Diimbangi Dengan Inklusi Keuangan

INDOPOSCO.ID – Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Lana Soelistianingsih menyatakan peningkatan digitalisasi dalam industri keuangan dan perbankan harus diimbangi dengan peningkatan inklusi dan literasi keuangan.

“Hal positif tersebut, sekaligus diikuti oleh peningkatan inklusi keuangan,” ujar Lana dalam Webinar LPS-Great Edu, seperti dikutip dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (16/12).

Menurut data LPS, indeks inklusi keuangan tahun 2022 mencapai 85,10 persen. Hal ini, menurut dia, karena semakin meningkatnya kepemilikan masyarakat atas telepon pintar serta peningkatan pengguna internet.

Baca Juga : LPS: Jakarta Tetap Produktif dan Resilien di Tengah Berbagai Tantangan

Namun demikian, ia juga mengungkapkan fakta bahwasanya literasi keuangan masih menjadi salah satu tantangan.

“Pada tahun 2022, indeks literasi keuangan masih sebesar 49,68 persen. Hal ini berarti kita perlu berupaya bersama-sama untuk terus meningkatkan sosialisasi semacam Great Edu ini supaya pemahaman masyarakat atas instrumen keuangan semakin meningkat,” tambahnya seperti dikutip dari Antara, Jumat (16/12/2022).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button