Ekonomi

Rupiah Melemah Dibayangi Pengetatan Moneter Agresif The Fed

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (20/9) pagi melemah, dibayangi pengetatan moneter agresif oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve.

Rupiah pagi ini melemah tipis satu poin atau 0,01 persen ke posisi Rp14.979 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.978 per USD.

“Tekanan rupiah masih karena antisipasi pasar terhadap kemungkinan bank sentral AS yang akan terus mendorong kebijakan pengetatan moneter yang agresif untuk menekan inflasi AS ke level target 2 persen,” kata Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Selasa (20/9), seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga : Rupiah Melemah Tertekan Data Inflasi AS yang Masih Tinggi

Pelaku pasar memperkirakan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), akan tetap agresif ketika menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan pekan ini.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button