Ekonomi

Rupiah Dibuka Menguat Disokong Kondisi Ekonomi Domestik

Data inflasi konsumen Amerika Serikat (AS) pada Juni diekspektasikan akan mencetak rekor tertinggi baru dalam 49 tahun yaitu sebesar 8,8 persen.

The Fed sendiri diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada pertemuan 26-27 Juli 2022 mendatang.

Sementara itu, kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air juga bisa memengaruhi pergerakan rupiah. Mengutip laman covid19.go.id, pada Selasa (13/7) kemarin terdapat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 3.361 kasus.

Berita Terkait

“Kenaikan kasus Covid-19 ini mungkin akan sedikit menunda transisi ke endemi,” kata Rully.

Rully memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.955 per USD hingga Rp15.015 per USD.

Pada Selasa (12/7) lalu, rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,13 persen ke posisi Rp14.995 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.975 per USD.(mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button