Ekonomi

Kolaborasi Sinergis Kao Indonesia dan Kemenparekraf/Baparekraf Untuk Wujudkan Desa Wisata Bersih, Sehat, Aman, dan Lestari

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Henky Hotma Parlindungan Manurung mengatakan “Kami sangat mengapresiasi upaya PT Kao Indonesia yang berkerja sama dengan Kemenparekraf/Baparekraf, untuk dapat bersama-sama berkontribusi dan berpartisipasi dalam mewujudkan Desa Wisata yang Bersih, Sehat, Aman, dan Lestari. Kolaborasi ini tentunya dapat membantu meningkatkan faktor kebersihan di setiap homestay di Desa Wisata dengan penyediaan produk Kao Indonesia sebagai fasilitas penunjang dan harapannya ini dapat menjadi standar baru, sehingga homestay jadi lebih bersih dan nyaman, peminatnya bertambah, desa wisatanya berkembang dan tentu saja akan diikuti oleh potensi peningkatan pendapatan ekonomi bagi penduduk lokal pemilik homestay serta masyarakat luas di Desa Wisata tersebut.”

Pada kesempatan yang sama, Kao Indonesia juga meninjau secara langsung salah satu Desa Wisata Undisan, Kabupaten Bangli, Bali sekaligus menyerahkan secara simbolis paket produk Kao Indonesia kepada Kepala Desa yang dapat digunakan sebagai homestay amenities. Kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah diskusi langsung dan penyusunan perencanaan program edukasi promosi kesehatan dan kelestarian lingkungan yang ditujukan sebagai pelengkap untuk dapat meningkatkan pemahaman pemilik homestay dan masyarakat di Desa Wisata tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan sebagai hal dasar untuk pengembangan Desa Wisata dalam aspek ekonomi.

“Saya sangat senang karena apa yang dilakukan oleh Kao Indonesia dan Kemenparekraf/Baparekraf tidak hanya memberikan dukungan dari penyediaan fasilitasnya saja, tapi juga berbagi informasi melalui edukasi pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan dalam mengembangkan Desa Wisata kami, jika homestay nya bersih dan nyaman, lingkungan juga bersih, masyarakat sehat, tentunya akan semakin ramai orang yang berkunjung, ekonomi pun juga makin membaik,” jelas Ketua Pengelola Homestay Desa Wisata Undisan, Kadek Darmayasa Karang.

Kemitraan Pentahelix antara Kemenparekraf/Baparekraf selaku Pemerintah, Kao Indonesia selaku Private Sector, Komunitas, dan Masyarakat yang dilakukan melalui pengembangan homestay di Desa Wisata ini merupakan wujud nyata dari upaya mendukung pertumbuhan sektor pariwisata agar kembali maju setelah masa sulit di situasi pandemi dua tahun ini, dimana dalam hal ini berfokus pada faktor kebersihan yang dapat disepakati menjadi hal dasar dalam menarik minat wisatawan.

“Keberadaan homestay yang bersih dan nyaman sangat diperlukan untuk mendukung potensi pengembangan Desa Wisata yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Namun, dukungan dan peran serta masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan desa juga tidak kalah penting. Oleh karena itu, kami berharap semoga Kerjasama Sinergis yang berlangsung saat ini dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan terutama di Desa Wisata Prioritas yang menjadi sasaran kegiatan ini,” tutup Jeniagusliono S.S.

Strategi ESG (Environmental, Social, Governance) Kao Indonesia, secara lokal diimplementasikan dalam payung tema Inovasi Untuk Peduli. Dimana nilai tersebut menjadi landasan atas semua inovasi dan aktivitas yang dilakukan Kao Indonesia dalam produk dan layanan yang selalu berdasarkan pada kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan berfokus pada edukasi promosi kesehatan dan gaya hidup yang lebih berkelanjutan. (srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button