Ekonomi

Rupiah Terus Melemah Tertekan Isu Resesi AS

Investor tengah bersiap untuk kenaikan suku bunga oleh The Federal Reserve yang agresif dan kemungkinan resesi.

Bank sentral diperkirakan melakukan kenaikan terbesar dalam hampir tiga dekade pada Rabu (15/6) sebesar 75 basis poin.

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke posisi 3,377 persen yang menunjukkan bahwa investor khawatir jalur pengetatan yang cepat akan merugikan pertumbuhan dan mungkin membawa resesi.

Revandra memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak di kisaran level Rp14.650 per USD hingga Rp14.750 per USD.

Pada Senin (13/6) lalu, rupiah ditutup melemah 129 poin atau 0,89 persen ke posisi Rp14.682 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.553 per USD.(mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button