Ekonomi

Menko Perekonomian: KUR Harus Sasar Semua Sektor

INDOPOSCO.ID – Menteri Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat harus menyasar semua sektor, atau tak terpaku hanya pada pertanian, perdagangan dan jasa.

“KUR ini bebas sektornya, jika daerah bisa menyerap tinggi (di pertanian, perdagangan dan jasa) maka bisa diberikan lagi ke sektor-sektor lain,” kata Airlangga saat acara penyerahan KUR secara simbolis ke pelaku UMKM, penenun songket dan petani sawit di Palembang, Jumat (4/3/2022).

KUR ini diberikan perbankan penyalur yang ditunjuk pemerintah seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN, Bank Sumsel Babel dengan suku bunga 6,0 persen. Dari bunga itu, pemerintah mensubdisi senilai 3,0 persennya.

Terkait subsidi pemerintah ini, Airlangga mengatakan pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan untuk menyetujui bahwa bantuan subsidi bunga 3,0 persen itu berlaku hingga Desember 2022 atau diperpanjang dari semula akan berakhir Juni 2022.

“KUR ini diharapkan dapat menggerakan UMKM, dan peremajaan lahan sawit dan sektor lainnya,” kata dia.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir dalam acara yang sama menambahkan pemerintah mengebut penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor usaha produktif sejak awal tahun 2022 untuk mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sejauh ini, pemerintah mencatat realisasi penyaluran KUR mencapai Rp55 triliun hingga 28 Februari 2022 untuk 1,26 juta debitur.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button