Ekonomi

Kopi Arabika Sipirok Rambah Pasar Australia dan China

Selain sudah punya huller, rumah produksi green bean Kelompok Tani Maju Jaya juga memiliki roasting kopi (proses mengeluarkan air dan mengembangkan biji kopi serta mengeluarkan aroma).

“Selain green bean, permintaan rose bean biji kopi setelah diroasting juga banyak. Ke Pulau Jawa, sebagian Sumatera, kafe-kafe di Medan dan Pekanbaru dan Kota Padang Sidempuan. Paling jauh Qatar,” ungkapnya.

Selain itu mesin pengupas kulit kopi (cherry) juga ada. Untuk mesin ini sengaja digratiskan untuk menolong petani kopi sekitar Desa Situmba. Ampas kulitnya dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. Fasilitas lain yang dimiliki adalah penjemuran gabah terbuka, dan dua rumah kaca.

“Untuk penyortiran (pemilahan) biji kopi kami juga memberdayakan masyarakat sekitar. Upahnya Rp2 ribu per kilogram. Lumayan bisa menambah pendapatan masyarakat sekitar yang mayoritas bertani,” tambah suami Sukiem.

Berbagai varian kopi yang dihasilkan di samping pembibitan kopi, seperti wine, fruity, honey, natural, full washed, sandwich dan lainnya. Untuk harga jual green bean mencapai Rp 80 ribu per kg dan Roast Bean bisa hingga Rp150 ribu per kg. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button