Ekonomi

72 Tahun Bank BTN Bertransformasi Permudah Masyarakat Miliki Rumah Impian

Lebih lanjut, tambah Hirwandi, BTN akan terus menyalurkan program KPR FLPP Sejahtera secara tepat sasaran, sehingga dapat mendukung penurunan backlog perumahan terutama pada segmentasi masyarakat berpenghasilan rendah. Adapun target penyaluran KPR FLPP hingga akhir tahun ini dipatok BTN sebanyak 200 ribu unit.

“Selain KPR FLPP, BTN juga mendukung untuk menyalurkan program Tapera yg tersedia sebanyak 109 ribu unit, juga menyalurkan KPR BP2BT kepada MBR,” ujarnya.

Kontribusi Bank BTN terhadap pertumbuhan ekonomi melalui sektor pembiayaan perumahan telah diakui banyak pihak. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Nasional (PUPR) mengapresiasi kontribusi Bank BTN dalam menyukseskan program sejuta rumah untuk memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya saat HUT BTN ke 72 menyampaikan apresiasi terhadap kerjasama antara Kementerian PUPR dan Bank BTN dalam melaksanakan peran masing-masing dalam Program Sejuta Rumah. “Saya berharap, ke depan, Bank Tabungan Negara terus meningkatkan pelayanan ke masyarakat dalam menyiapkan hunian bagi masyarakat Indonesia dan bertanggung jawaab dalam meningkatkan kualitas rumah bagi rakyat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan bahwa Bank BTN telah terbukti berkontribusi bagi Negara untuk mewujudkan masyarakat Indonesia memiliki rumah tinggal. Bank BTN harus melanjutkan transformasi yang telah dilakukan untuk memperkuat fundamental perusahaan.

“Tantangan industri ke depan akan semakin berat dan dinamis khususnya untuk industri perbankan, oleh karena itu BTN harus melanjutkan transformasi yang telah dilakukan dengan memperkuat fundamental perusahaan agar dapat lebih ekspansif, memperbaiki bisnis proses, mengembangkan digitalisasi, serta berpegang teguh pada Core Value AKHLAK guna mewujudkan visi Bank BTN menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025,” terang Erick.

Dia optismistis, visi tersebut bukan hanya sekedar mimpi namun juga bisa diwujudkan melalui tekad yang kuat dan kerja keras yang nyata dan tentu bekerja secara berkolaborasi.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida mengakui, Bank BTN sebagai penguasa pasar KPR secara nasional, telah memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan sektor perumahan. Sektor perumahan ini memiliki banyak sektor turunannya yang memberikan kontribusi terhadap perekonomian.

Untuk itu, REI sebagai Asosiasi di sektor properti berharap agar Bank BTN bisa terus konsisten dalam mendukung perkembangan sektor properti.

Bank BTN merupakan Bank yang berpengalaman dalam pembiayaan properti. Perannya sangat besar terhadap kemajuan sektor properti sangat besar. Hal ini bisa dilihat dari jumlah KPR yang dimiliki masyarakat 76 persennya dikuasai oleh Bank BTN,” papar Totok.

Menurut dia, Bank BTN bukan hanya penopang pembiayaan rumah sederhana, tetapi berpengalaman di kredit properti secara keseluruhan.

“Yang lainnya kan baru-baru saja. BTN dari kita kecil sudah fasilitasi kredit karena sudah dibentuk dari dulu untuk menjalankan menopang properti sebagai kebutuhan utama yang dijamin undang undang,” pungkasnya.(srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button