Ekonomi

StartUp EdTech Indonesia, CoLearn, Mengumpulkan Tambahan Dana Sebesar USD17 Juta di Pendanaan Lanjutan

Senior Managing Director KTB Network, Amy Yeh menambahkannketangguhan yang telah ditunjukkan CoLearn selama pandemi merupakan bukti kekuatan dan kemampuan tim untuk menavigasi lanskap EdTech yang selalu berubah.

“Fokus tajam tim dalam memberikan pengalaman kelas live terbaik dengan cepat mendapatkan kepercayaan dari murid dan orang tua. Tanya, fitur pemecahan masalah berbasis AI yang membantu pekerjaan rumah, mengatasi masalah utama dan karena itu telah menjadi bagian integral dari kehidupan murid di Indonesia,” ujarnya.

Managing Director BINUS Group, Lawrence Wibisono mengatakan sejalan dengan visi BINUS, membina dan memberdayakan masyarakat dalam membangun dan melayani bangsa, kami selalu berkomitmen untuk menegakkan pembangunan pendidikan. Melalui CoLearn, kami berharap dapat terus menemukan dan memberdayakan para pemimpin masa depan untuk membangun perusahaan yang luar biasa dan berkontribusi kepada masyarakat.”

Pada tahun 2018 CoLearn memulai dari bisnis offline dan beralih ke model hybrid. Saat pandemi di tahun 2020, CoLearn bertransisi menjadi platform yang sepenuhnya online dan mampu mengatasi tantangan dan kendala bimbingan belajar offline.

Saat ini, CoLearn memiliki lebih dari 4,8 juta pengguna dan 90% diantaranya diperoleh secara organik. Kelas Live CoLearn telah memberikan solusi pembelajaran online yang sangat efektif, dibuktikan oleh skor NPS lebih dari 70+ dan tingkat kehadiran murid di kelas yang lebih dari 70%. Tanya, fitur pencari solusi soal berbasis AI, menerima lebih dari 10 juta pertanyaan setiap bulan, mencocokkan pertanyaan murid dengan lebih dari 500.000 video tutorial yang menguraikan konsep-konsep penting.

Seri pendanaan baru ini akan membantu memperkuat brand presence CoLearn dan fitur Kelas Live berbasis komunitas (cohort-based). Platform ini telah berhasil meningkatkan hasil belajar murid-muridnya, lebih dari 80% nilai mereka di sekolah naik sejak belajar dengan CoLearn. Sebagai satu-satunya pemain edtech berbasis komunitas (cohort-based), CoLearn berfokus untuk menarik guru yang cerdas dan peduli pada pendidikan untuk membangun fondasi Kelas Live yang lebih kuat.

Sebelum mengumpulkan US$17 juta, CoLearn mengumpulkan US$10 juta dalam pendanaan Seri A dari investor terkemuka Alpha Wave Incubation, GSV Ventures yang berfokus pada edtech dan investor awal, Surge dan AC Ventures dari Sequoia Capital India. CoLearn ditampilkan di antara Top Startup Indonesia di LinkedIn, 2021. (ibs)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button