Ekonomi

Harga Emas Turun Dipicu Kenaikan Dolar AS

INDOPOSCO.IDHarga emas berjangka pada perdagangan Selasa (Rabu pagi, WIB) mengalami penurunan, dipicu kenaikan nilai tukar dolar AS terhadap mata utang utama setelah perhatian investor beralih ke rencana pertemuan Bank Sentral AS pekan depan yang memberikan sinyal bahwa akan ada kebijakan kenaikan suku bunga, Rabu (19/1/2022).

Seperti dilansir Antara, Rabu (19/1/2022), harga emas di pasar spot untuk pengiriman Februari tercatat turun 4,1 dolar AS, atau 0,23 persen, menjadi 1.812,4 dolar AS per ounce. “Jika Fed menaikkan suku bunga pekan depan, harga emas bisa mengalami aksi jual di bawah 1.800 dolar AS per ounce. Ini akan menjadi level terendah, sementara sentimen pasar akan memburuk jika kenaikan suku bunga dilakukan sebelum Maret,” kata ahli strategi pasar senior di RJO Futures, Bob Haberkorn.

Baca Juga : Harga Emas Jatuh 5,9 Dolar

Ia pun memperkirakan, setelah kenaikan suku bunga pertama direalisasikan maka harga emas akan berada di kisaran 1.780- 1.830 dolar AS per ounce. Sementara emas dianggap sebagai pelindung nilai inflasi, sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, yang meningkatkan biaya peluang mengoleksi emas batangan yang tidak menghasilkan.

“Kami berada di jalur untuk hasil yang lebih tinggi sepanjang tahun yang akan membatasi kenaikan emas, tetapi kisah inflasi membuat emas terus berlanjut di sini,” kata Haberkorn.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button